Tadabbur Al-Quran Hal. 447
----------------------------------------------
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
- Al Qur'an Indonesia Tajwid.
- Ash-Saffat ayat 28 :
قَالُوْٓا اِنَّكُمْ كُنْتُمْ تَأْتُوْنَنَا عَنِ الْيَمِيْنِ
Sesungguhnya (pengikut-pengikut) mereka berkata (kepada pemimpin-pemimpin mereka), “Kamulah yang dahulu datang kepada kami dari kanan.” [728]
- [728] Para pemimpin itu mendatangi pengikut- pengikutnya dengan membawa tipu muslihat yang memikat hati.
- Tafsir AlI Muyassar Ash-Saffat ayat 28 :
Para pengikut berkata kepada orang-orang yang dikuti: Sesungguhnya kalian mendatangi kami dari arah agama dan kebenaran, lalu kalian meminta kami untuk meremehkan perkara syariat. Kalian membuat kami menjauh darinya, dan kalian menghiasi kesesatan kepada kami.
- Riyāduş Şālihin :
Dari Ubadah bin As-Samit Ra., ia berkata, Nabi Saw. bersabda, "Barangsiapa bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Swt, Yang Mahaesa lagi tidak bersekutu dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya dan (bersaksi) bahwa Isa adalah hamba Allah, utusan-Nya dan firman-Nya yang Allah berikan kepada Maryam dan ruh dari-Nya, dan surga adalah hak (benar adanya), dan neraka adalah hak,Nmaka Allah akan memasukkan orang itubke dalam surga bagaimanapun keadaan amalnya." (HR Al-Bukhāri-Muslim).
Hadis di atas memberikan faedah bahwa orang yang meninggal dunia dalam keimanan, tanpa disertai dengan dosa besar, maka ia termnasuk orang yang langsung masuk surga atau setelah masuk neraka terlebih dahulu. Hal itu diserahkan pada kehendak Allah Swt., namun yang jelas, ia tidak akan kekal di neraka Jahanam. (Dr. Mustafā Sa'id Al-Khin, Nuzhatul Muttaqina Syarhu Riyādis Şālihina, Juz 1, 1407 H/1987 M: 375).
- Hadiš Nabawi :
Dari Abu Hurairah Ra., dia berkata, Rasulullah Saw. ditanya, "Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berbahagia dengannsyafä'atmu pada hari kiamat?" RasulullahbSaw. menjawab, "Wahai Abu Hurairah, aku menduga tidak ada orang yang mendahuluimu dalam menanyakan masalah ini, karena aku melihatmu begitu perhatian terhadap hadiš. Orang yang paling berbahagia dengan syafaatku pada hari kiamat adalah orang yang mengucapkan Lā llãha illallāh dengan ikhlas dari hatinya atau jiwa-nya." (HR Al-Bukhāri, Sahihul Bukhāri, Juz 1, No. Hadiš, 99, 1400 H: 52).
- Hadis Qudsi :
Dari Abu Hurairah Ra., para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah! Apakah kami akan melihat Tuhan kami pada harí kiamat nanti?" Rasulullah Saw. bersabda, "Apakah kalian kesulitan melihat matahari ketika tidak ada mendung?" Para sahabat menjawab, Tidak, wahai Rasulullah!" Rasulullah Saw. bertanya lagi. Apakah kalian kesulitan melihat bulan ketika malam purnama?" Tidak." Jawab para sahabat. Nabi Saw. bersabda, "Sesungguhnya kalian pada hari kamat akan melihat-Nya seperti itu. Pada hari kiamat Allah Swt. akan mengumpulkan manusia seraya berfirman, Barangsiapa menyembah sesuatu, hendaklahbia mengikuti yang disembahnya itu. Orang yang menyembah matahari, ia mengikuti matahari, orang yang menyembah bulan, ia mengikuti bulan; orang yang menyembah tāgūt, ia mengikuti tāgūt, dan tersisalah dari umat ini orang-orang munafik. Lantas Allah Swt. menemui mereka dalam bentuk yang tidak mereka kenali dan berkata, Aku Tuhan kalian. Lantas mereka berkata, Kami berlindung kepada Allah darimu.
Kami akan tetap di sini sehingga Tuhan kami datang. Apabila Dia datang, tentu kami akan mengenali-Nya. Kemudian Allah Swt mendatangi mereka dalam bentuk yang mereka kenali lantas berfirman, Akulah Tuhan kalian." mereka berkata, Erngkaulah Tuhan kami. Kemudian mereka mengikutbNya. Kemudian dibuatlah titian (jembatan) di antara dua tepi Jahanam, Aku dan umatkulah yang pertama-tama menyeberanginya.." (HR A-Bukhāri, Sahihu'l Bukhāri, Juz 4, No. Hadis 6573, 1400 H: 204).
- HADIS NIAGA QS Aş-sāffät, 37: 39 :
Setiap Amal Baik dan Buruk Akan Dicatat dan Dibalas di Sisi Allah
Dari lbnu Abbas dari Rasulullah yang beliau rivwayatkan dari Rabb-nya (hadis Qudsi). Dia berfirman, sebagaimana yang beliau sabdakan: "Allah menatat kebaikan dan kejahatan," selanjutnya beliau jelaskan; "Siapa yang berniat melaksanakan kebaikan lantas tidak jadi dia amalkan, Allah mencatat satu kebaikan di sisi-Nya secara sempurna. Dan jika dia berniat lantas dia amalkan, Allah mencatatnya sepuluh kebaikan, bahkan hingga dilipatgandakan tujuh ratus kali, bahkan hingga tidak terbatas. Sebalikrya, barang siapa yang berniat melakukan kejahatan kemudian tidak jadi dia amalkan, Allah menulis satu kebaikan di sisi-Nya secara sempurna, dan jka dia berniat jahat dan jadi melakukannya, Allah menuisnya sebagai satu kejahatan saja." (HR Bukhari, 6491; Muslim, 131)
- AMAL NIAGA :
1. Tentukanlah satu amal kebaikan, berniatlah Anda untuk melakukannya, dan bersungguh-sungguhlah dalam mewujudkannya.
2. Sesungguhnya, Allah memberikan ganjaran kepada seorang hamba sesuai dengan niatnya meskipun dia tidak mampu menyempurnakan amal tersebut.
3. Tinggalkanlah perbuatan dosa yang masih Anda lakukan, termasuk dosa dalam aktivitas bisnis Anda, seraya mengingat bahwa ia merupakan alasan turunnya azab dan hilangnya kenikmatan.
- Tadabbur Surah As-Saffat Ayat 25-51 :
1. Ayat 25-39 meneruskan kisah orang kafir dan musyrik pada hari pembalasan nanti. Mereka tidak bisa lagi saling menolong, tunduk total atas keputusan Allah dan saling menyalahkan. Para tokoh mereka mengakui tidak memiliki kemampuan untuk memaksa mereka kafir dan mereka sendiri yang melanggar perintah Allah. Maka siksaan Allah pantas untuk mereka yang menyesatkan dan yang disesatkan. Mereka sama-sama disiksa, karena sombong terhadap kalimat tauhid “ La ilaha illallah” dan tidak mau meninggalkan tuhan-tuhan nenek moyang mereka dan mengikuti Muhammad saw. Mereka malah menuduhnya penyair dan gila. Padahal Muhammad saw. membawa kebenaran Al-Qur’an. Allah menyiksa mereka sebagai balasan atas kemusyrikan dan kekufuran yang mereka lakukan.
2. Ayat 40-51 menjelaskan nasib baik hamba-hamba Allah yang bertauhid dan ikhlas beribadah kepada-Nya. Bagi mereka rezeki yang melimpah, buah-buahan dan dimuliakan di surga Na’im. Duduk-duduk di atas dipan saling berhadap-hadapan. Dituangkan minuman putih yang sangat sedap rasanya dan tidak memabukkan. Didampingi bidadari bermata jeli nan putih bersih. Mereka saling menyapa. Seorang dari mereka teringat pada seorang temannya.