بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Selasa, 17 Februari 2026

Tadabbur Al Quran hal. 446 | @KitabulSalaf

Tadabbur Al-Quran Hal. 446
----------------------------------------------
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

- Al Qur'an Indonesia Tajwid.

- Ash-Saffat ayat 21 :

هٰذَا يَوْمُ الْفَصْلِ الَّذِيْ كُنْتُمْ بِهٖ تُكَذِّبُوْنَ ࣖ

Inilah hari keputusan [1275] yang dahulu kamu dustakan. [1276]

- [1275] Hari keputusan maksudnya ialah hari Allah memberi keputusan dan pembalasan kepada hamba-Nya.

- [1276] Ayat 20 ialah percakapan yang terjadi diantara sesama orang kafir.

- Tafsir Al Muyassar Ash-Saffat ayat 21 :

Dikatakan kepada mereka: Ini adalah hari keputusan di antara manusia dengan adil yang dulu kalian dustakan dan kalian ingkari di dunia.

- Riyāduş şālihin :

Dari Abu lbrahim Abdullah bin Abu Awfa Ra. ia berkata, "Kami pernah bepergian bersama Rasulullah Saw. saat itu beliau sedang şaum. Tatkala matahari terbenam, beliau bersabda, 'Turunlah, dan siapkanlah minuman bagi kami.'Orang yang disuruh itu berkata, Wahai Rasulullah, bagaimana jika kita menunggu hingga sore?' Beliau berkata, Turunlah dan siapkan minuman bagi kami. Orang itu berkata lagi, Sekarang masih siang.
Beliau berkata lagi, Turunlah dan siapkan minuman buat kami.' Maka orang itu turun lalu menyiapkan minuman bagi mereka. Setelah minum, lalu Nabi Saw. bersabda, Apabila kalian telah melihat malam sudah datang dari arah sana, maka orang yang saum sudah boleh berbuka.' Beliau memberi isyarat dengan jari beliau ke arah timur." (HR Al-Bukhāri-Muslim).
Hadis di atas memberikan faedah ten-tang anjuran menyegerakan buka saum ketika telah tiba waktunya. (Dr. Muştafā Said Al-Khin, Nuzhatul Muttaqina Syarhu Riyāgis Salihina, Juz 2, 1407 H/1987 M: 877-878).

- Hadis Qudsi :

Dari Abu Hurairah, Rasulullah Saw. bersabda,Sesungguhnya Allah mempunyai malaikat yang berkeliling di jalan-jalan mencari ahli zikir. Jika mereka menemukan satu kaum yang sedang berzikir, maka mereka saling memanggil, 'Kemarilah, inilah yang kalian cari. Mereka pun mengepakkan sayapnya ke langit dunia. Kemudian Rabb mereka bertanya, padahal Dia lebih tahu dari mereka, Apa yang dikatakan para hamba-Ku?' Malaikat berkata, 'Mereka menyucikan Engkau, membesarkan Engkau, memuji Engkau, dan mengagungkan Engkau." Dia berfirman, Apakah mereka melihat-Ku?  Mereka (Malaikat) menjawab, Tidak, Demi Allah, mereka tidak melihat-Mu. Dia ber firman, Bagaimana kalau mereka melihatKu? Mereka berkata, 'Kalau mereka melihat Engkau, mereka pasti lebih keras beribadah kepada Engkau, lebih keras mengagungkan Engkau, lebih banyak bertasbih kepada Engkau. Dia berfirman, Apa yang mereka minta?" Mereka menjawab, 'Mereka meminta surga dari Engkau." Dia berfirman, Apakah mereka telah melihatnya?" Mereka berkata, Tidak, Demi Allah, mereka tidak pernah melihatnya. Dia berfirman, Bagaimana jika mereka pernah melihatnya? Mereka berkata, Jika mereka melihatnya, mereka akan lebih menginginkan dan lebih sering meminta, serta lebih besar kemauannya. Dia berfirman, Mereka berlindung dari apa?" Mereka menjawab, Mereka berlindung dari neraka." Dia berfirman, Apakah mereka pernah melihatnya? Mereka menjawab, Tidak Demi Allah, mereka tidak pernah melihatnya.' Dia berfirman, Bagaimana jika mereka pernah melihatnya?' Mereka menjawab, Jika mereka melihatnya, mereka pasti lebih cepat berlari dan lebih merasa takut padanya. Dia berfirman, Maka saksikanlah oleh kalian bahwa Aku telah mengampuni mereka Salah seorang malaikat berkata, Di tengah-tengah mereka ada si fulan yang tidak termasuk mereka, tapi dia datang untuk sebuah keperluan. Dia befirman, Mereka adalat orang yang tidak pernah mengecewakan teman duduknya. (HR Al-Bukhāri, Sahinu Bukhāri, Juz 3, No. Hadis, 6045, 1407 H/1987 M, 5/2353).

- HADIS NIAGA QS Aş-säffät, 37: 22-23 :

Allah Tidak Ridha kepada Kemusyrikan

Dari Abu Hurairah i, dia berkata, Rasulullah bersabda: "Allah telah berfirman: Aku tidaklah butuh adanya tandingan- tandingan. Barang siapa yang mengerjakan suatu amal dalam keadaan menyekutukan Aku dengan selain Aku maka Aku akan meninggalkan dia dan perbuatan syiriknya itu."" (HR Muslim, 7666)

- AMAL NIAGA :

1. Lihatlah kembali amal-amal Anda sebelum Anda merugi pada hari Kiamat dan perhatikanlah ada atau tidaknya unsur kemusyrikan di dalamnya.
2. Sungguh banyak kaum muslim yang melaksanakan ibadah kepada Ailah tetapi mereka pun melakukan perbuatan syirik. Berlindunglah Anda kepada-Nya dari segala macam kemusyrikan.

- Tadabbur Surah As-Saffat Ayat 1-24 :

Ayat 1-24 dari surah As-Saffat ini menjelaskan hal-hal berikuit :  
1. Allah bersumpah atas berbagai kondisi ketaatan malaikat seperti berbaris, menggiring awan dan menyampaikan wahyu kepada para Rasul-Nya. Semua itu hanya menekankan bahwa sesungguhnya Tuhan yang berhak disembah itu hanya Allah, bukan patung-patung itu. Alasannya sangat logis, yaitu karena 
2. Allah-lah Pencipta Tunggal langit, bumi, apa yang ada di antara keduanya dan tempat terbit matahari. Dia juga yang menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang, sekaligus penjagaan dari setiap setan yang durhaka yang mencoba naik.  
3. Kaum musyrik menyekutukan Allah, padahal, patung-patung yang mereka ciptakan itu sangat sederhana dibandingkan dengan ciptaan Allah. Allah ciptakan mereka dari tanah liat. Sangat mengherankan mereka menghina wahyu Allah dan bahkan menuduh Rasul saw. penyihir dan tidak percaya kepada kebangkitan. 
4. Hari kebangkitan itu pasti terjadi. Pada hari itu mereka terhina. Dengan sekali tiupan sangkakala, mereka sudah melihat hari pembalasan dan keputusan yang mereka tolak kebenarannya. Saat itulah mereka sangat takut. Lalu mereka dikumpulkan dengan istri-istri dan tuhan-tuhan yang mereka sembah, sambil digiring ke neraka Jahim setelah dimintakan pertanggung jawaban atas segala perbuatan mereka.