Tadabbur Al-Quran Hal. 458 ---------------------------------------------- بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ - Al Qur'an Indonesia Tajwid. - Az-Zumar ayat 3 : اَلَا لِلّٰهِ الدِّيْنُ الْخَالِصُ ۗوَالَّذِيْنَ اتَّخَذُوْا مِنْ دُوْنِهٖٓ اَوْلِيَاۤءَۘ مَا نَعْبُدُهُمْ اِلَّا لِيُقَرِّبُوْنَآ اِلَى اللّٰهِ زُلْفٰىۗ اِنَّ اللّٰهَ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ فِيْ مَا هُمْ فِيْهِ يَخْتَلِفُوْنَ ەۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يَهْدِيْ مَنْ هُوَ كٰذِبٌ كَفَّارٌ Ingatlah! Hanya milik Allah agama yang murni (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Dia (berkata), “Kami tidak menyembah mereka melainkan (berharap) agar mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya.” Sungguh, Allah akan memberi putusan di antara mereka tentang apa yang mereka perselisihkan. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada pendusta dan orang yang sangat ingkar. - Asbabun Nuzul Az-Zumar ayat 3 : Diriwayatkan oleh Juwaibir yang bersumber dari Ibnu Abbas, bahwa ayat ini turun berkenaan dengan tiga suku bangsawan: Amir, Kinanah dan Bani Salamah, yang menyembah berhala dan menganggap bahwa malaikat itu putri-putri Allah, serta penyembahan terhadap berhala-berhala hanyalah untuk mendekatkan diri kepada Allah. Ayat ini turun sebagai penegasan dari Allah bahwa ucapan mereka itu hanyalah dusta belaka dan kedustaannya itu akan dibuktikan kelak di akhirat. - Hadis Sahih Az-Zumar ayat 3 : Dari Anas bin Melik Ra, Nabs Saw. bersabda, "Allah Swt, berfirman kepada penghuni neraka yang paling ringan siksanya, jika engkau mempunyai sesuatu di bumi, apakah Orangannya engkau akan menebus dirimu dari siksa neraka)? Ia menjawab, Ya lalu Allah berfirman, Aku telah meminta kepada-ku dengan sesuatu yang lebih ringan, Aku mengambil janji atasmu ketika engkau ada pada rusuk Adam untuk tidak menyekutukan Aku, namun engkau menolak untuk tidak menyekutukan Ku" (isamuddin As-Sababati, Jämiul Ahãdisii Qudsiyyat, Juz 2. Lt 259) - Riyāduş şälihin : Dari Abu Hurairah Ra., Rasulullah Saw., bersabda, "Hendaklah kalian menghindari tujuh dosa yang dapat menyebabkan kebinasaan." Para sahabat bertanya, Apakah ketujuh dosa itu, wahai Rasulullah? Beliau menjawab, "Dosa menyekutukan Allah, sihir, membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah untuk dibunuh kecuali dengan hak, memakan harta anak yatim, memakan riba, lari dari medan pertempuran, dan menuduh wanita mukmin yang baik-baik berbuat zina." (HR A-Bukharíi-Muslim). Hadis di atas memberikan beberapa faedah, antara lain: (a) Maksiat yang paling besar adalah menyekutukan Allah Swt., sebagaimana dikatakan Imam An-Nawawi. (b) Petunjuk bagi orang mukmin kepada jalan-jalan kebaikan dan menjauhi perbuatan yang jelek. (Dr. Muştafā Said Al-Khin, Nuzhatul Muttaqina Syarhu Riyādis sālihina, Juz 2, 1407 H/1987M: 1109). - Hadiš Nabawi : Dari Mu'āż bin Jabal Ra., dia berkata, "Aku pernah dibonceng Nabi Saw. dalam satu perjalanan, tidak ada pemisah antara aku dan beliau kecuali pelana hewan kendaraan. Beliau memanggil, Wahai Mu'aż bin Jabal! Aku menyahut, 'Aku penuhi panggiianmu, wahai Rasulullah.' Kami meneruskan lagi perjalanan. Kemudian beliau memanggil lagi, Wahai Mu 'āż bin Jabal!' Aku menyahut, Aku penuhi panggilanmu, wahai Rasululah.'Kami meneruskan lagi perjalanan kemudian beliau memanggil lagi, Wahai Mu'āż bin Jabal!" Aku menyahut lagi, Telah kuterima panggilanmu itu, wahai Rasulullah.' Beliau bersabda, Tahukah kamu hak Allah Swt. yang menjadi kevwajiban manusia? Aku menjawab, 'Allah Swt. dan Rasul-Nya lebih mengetahui.' Beliau bersabda, Yaitu menyembah-Nya dan tidak menyekutukan-Nya.' Kami meneruskan lagi perjalanan beberapa waktu, kemudian beliau memanggil lagi, "Wahai Mu āż bin Jabal! Aku menyahut, Aku penuhi panggilanmu, wahai Rasulullah. Rasulullah Saw. bersabda, Tahukah kamu apakah hak hamba yang pasti Allah Swt. penuhi bila mereka melakukan perkara-perkara yang aku nyatakan tadi? Aku menjawab, Allah Swt. dan Rasul-Nya lebih mengetahui." Beliau bersabda, "Allah Swt. tidak akan menyiksa mereka." (HR Muslim, Sahihu Muslim, Juz 1, No. Hadis, 30, 1412 H/ 1991 M: 58). - Hadiš Qudsi : Dari Anas bin Malik Ra., Nabi Saw. bersabda, "Allah Swt. berfirman kepada penghuni neraka yang paling ringan siksanya, ika engkau mempunyai sesuatu di bumi, apakah dengannya engkau akan menebus dirimu (dari siksa neraka)?' la menjawab, Ya, lalu Allah berfirman, Aku telah meminta kepadamu dengan sesuatu yang lebih ringan, Aku mengambil janji atasmu ketika engkau ada pada rusuk Adam untuk tidak menyekutukan-Ku, namun engkau menolak untuk tidak menyekutukan-Ku." (işamud Din Aş-Sababati, Jāmi ul Ahādisil Qudsiyyati, Juz 2, t.t: 259). - HADIS NIAGA QS Az-Zumar, 39: 2 : Menjalankan Beragam Amal dengan Penuh Keikhlasan Dari Mush'ab bin Sa'ad, dari ayahnya, dia menyangka bahwa dia memiliki keutamaan di atas orang selainnya dari kalangan para sahabat Rasululah Lalu, Rasulullah bersabda: "Sesungguhnya Allah menolong umat ini dengan orang lemahnya serta dengan doa, salat, dan keikhlasan mereka." (HR Nasa'i, 3178) - AMAL NIAGA : 1. lbnu Hajar A-Asqalani berkata, "Orang-orang lemah lebih ikhlas dalam berdoa dan lebih khusyuk dalam beribadah karena hati mereka sangat sedikit bergantung dengan kehidupan dunia. Oleh karena itu, Nabi berwasiat dalam banyak hadis agar berkasih sayang kepada orang yang miskin darn lemah." - Tadabbur Surah Shad Ayat 84-88 : Ayat 84-88 dari surat Shad ini menjelaskan, Allah bersumpah akan memenuhkan neraka Jahannam itu dengan Iblis dan semua pengikutnya. Allah juga memerintahkan Rasul saw. untuk menjelaskan pada kaumnya bahwa ia tidak meminta upah dalam berdakwah dan tidak mengada-ada. Al-Quran itu peringatan bagi seluruh manusia. Manusia pasti akan mengetahui apa yang diberitakan Al-Qur’an itu. Tadabbur Surah Az-Zumar Ayat 1-5 Ayat 1-5 surat Az-Zumar ini menjelaskan Al-Qur’an itu datang dari Allah yang Mahaperkasa lagi Bijaksana. Diturunkan dengan benar agar manusia mengenal Tuhan yang berhak disembah. Agama yang bersih itu hanya milik Allah. Kaum musyrik menyembah berhala dengan alasan untuk mendekatkan diri pada Allah. Allah akan memutuskan perkara yang mereka perselisihkan itu dan tidak akan memberikan hidayah-Nya kepada pendusta lagi kafir. Allah bisa saja mengangkat ciptaan-Nya menjadi anak, jika Dia mau. Mahasuci Allah yang Esa lagi Kuasa. Dia menciptakan langit dan bumi, menggilirkan siang dengan malam. Dia tundukkan matahari dan bulan agar berjalan sesuai waktu yang ditentukan. Dia Mahaperkasa lagi Maha Pengampun.
Sebaik-baik manusia ialah mereka yang hidup di zamanku, kemudian yang datang setelah mereka, kemudian yang datang setelahnya lagi…