بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Senin, 02 Maret 2026

Tadabbur Al-Quran Hal. 449 | @KitabulSalaf

Tadabbur Al-Quran Hal. 449 
----------------------------------------------
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

- Al Qur'an Indonesia Tajwid.

- Ash-Saffat ayat 99 :

وَقَالَ اِنِّيْ ذَاهِبٌ اِلٰى رَبِّيْ سَيَهْدِيْنِ

Dan dia (Ibrahim) berkata, “Sesungguhnya aku harus pergi (menghadap) kepada Tuhanku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku. [732]

- [732] Nabi lbrahim alaihissalam pergi ke suatu negeri untuk dapat menyembah Allah dan berdakwah.

- Tafsir Al Muyassar Ash-Saffat ayat 99 :

Ibrahim berkata: Sesungguhnya aku berhijrah kepada Rabb-ku dari negeri kaumku ke tempat di mana aku bisa beribadah kepada Rabb-ku, Sesungguhnya Dia akan menunjukkan kebaikan kepadaku dalam agamaku dan duniaku.

- Kisah Nabi & Rasul :

Mengenai firman Allah, <Dan Kami jadikan anak cucunya orang-orang yang melanjutkan keturunan, Nabi Saw. bersabda, "Mereka adalah Sam, Ham, dan Yafiš." Wahab bin Munabbih mengatakan bahwasanya Sam bin Nuh (disebut) dengan Abul Arab, Persia, dan Romawi. Ham (disebut) dengan Abu Sudan, dan Yafis (disebut) dengan Abu Turki dan Ya'juj Ma'juj. Ada juga yang berpendapat bahwa orang-orang Qibti adalah keturunan Qut bin Ham. Menurut lbnu Ishaq, Sam bin Nuh memiliki istri bernama Şalib putri dari Batawil bin Mahujeal bin Akhnukh bin Qayyin bin Adam. Dan dari Sam, lahir Arfaqsyad, Asšur, Luż, dan Aram. lbnu Ishaq mengatakan bahwa tidak diketahui apakah Aram adalah satu ibu atau dari ibu yang berbeda dengan anak Sam lainnya. Dari Luż bin Sam, lahirlah Faris, Jarjan, Tasm, dan Imliq. Dia adalah Abu Amalek. Dan dari keturunan Luż ini lahirlah bangsa-bangsa yang perkasa di Syam (Syiria), mereka disebut dengan bangsa Kananit. Dan dari Luż juga lahirlah Firaun Mesir. Sedang penduduk Bahrain dan Umam yang kemudian mereka dikenal dengan bangsa Jasim. Dan dari mereka menurunkan bani Tayma bin Luż. Dari Aram bin Sam, lahirlah Uz, Gether, dan Hul. Dari Uz lahirlah Gether, Ad, dan Ubayl. Sedang dari Gether bin Aram lahirlah Šamud dan Judays. Mereka berbicara dalam bahasa Arab dengan logat Mesir. Adapun Arfaqsyad, ia memiliki seorang anak bernama Qaynam. la seorang penyihir. Kemudian dari Qaynam lahir Selah, dan dari Selah lahir Abir. Dan dari Abir lahir Peleg atau Qasim dan Yokțan atau Qahtan. Dari Yoktan lahir Ya'rub dan Yaqtan. Keduanya pergi ke Yaman dan dialah orang pertama yang tinggal di Yaman dan menjadi penguasa pertama negeri Yaman. Dan dari Peleg bin Abir lahirlah Argue, dari Argue lahirlah Sorug. dari Sorug lahirlah Nahoer, dari Nahoer lahir Tarukh, dalam bahasa Arab namanya Azar dan dari Azar lahir Ibrāhim. Arpaksyad anak bernama Nimrod. Ada yang mengatakan, dia adalah Nimrod bin Kusy bin Ham bin Nuh. juga mempunyai Kemudian dari Yafiš, lahir Gomer, Marihu, Wa'il, Hawwan, Tubal, Hawsil,VTiras, dan satu anak perempuan bernama Šabokah. Dan masih banyak lagi keturunanketurunannya. (|bnul Asir Al-Jazari, Al-Kāmil fit Tārikhi, Jilid 1: 61-63).

Riyāduş Şālihin :

Dari Imran bin Husain Ra., dari Nabi Saw., beliau bersabda, "Sebaik-baik kalian adalah yang hidup pada zamanku (generasiku), kemudian orang-orang yang datang setelah mereka, selanjutnya orang-orang yang datang setelah mereka -Imran berkata, "Aku tidak tahu apakah Nabi Saw. menyebutkannya dua kali atau tiga kali setelah mereka akan datang orang-orang yang memberikan kesaksian padahal mereka tidak dimintai kesaksian. Mereka berkhianat dan tidak dapat dipercaya. Mereka bernazar tanpa melaksanakannya, dan sebagian mereka tampak Hadis di atas memberikan faedah:
(a) Keutamaan orang-orang Islam yang hidup pada tiga periode pertama secara keseluruhan, bukan dilihat dari masing-masing personal. gemuk." (HR A-Bukhari-Muslim).
(b) Munculnya kelemahan kaum muslimin setelah tiga periode pertama itu karena mereka tenggelam dalam kenikmatan, melampaui batas dalam syahwat, dan munculnya kegemukan karena kelebihan makan.
(Dr. Muştafā Sa'id Al-Khin, Nuzhatul Muttaqina Syarhu Riyādis Sālihina, Juz 1, 1407 H/1987 M: 445). m

- Nasihat & Pelajaran :

Di antara keutamaan Nabi Nuh As. adalah Allah Swt. memberikan pujian dan sanjungan-Nya, é(yaitu) anak cucu dari orang-orang yang Kami bawa bersama-sama Nuh. Sesungguhnya dia adalah hamba (Allah) yang banyak bersyukur. (QS Al-Isrā, 17: 3) Semua ini tidak lain agar nikmat yang Allah berikan kepadanya diketahui. Mempergunakan kenikmatan-kenikmatan pada tempat yang semestinya merupakan isyarat bahwabpenyelamatan dirinya dan orang-orang yang bersamanya itu adalah karena keberkahan syukurnya. Di samping hal itu, sebagai motivasi juga bagi anak cucunya supaya bisa mengikuti dan mencontohnya. Karena pada intinya, syukur itu adalah melaksanakan ketaatan-ketaatan baik dengan hati, ucapan, atau perbuatan. Oleh karena itu, apabila Nabi Nuh selesai makan, ia berdoa "Segala puji hanya milik Allah yang telah memberiku makan, seandainya Engkau berkehendak, niscaya aku kelaparan. Setelah minum beliau berdoa, Segala puji hanya milik Allah yang telah memberiku minum, seandainya Engkau berkehendak, niscaya aku kehausan, dan demikian pula ketika berpakaian, 'Segala puji hanya milik Allah yang telah memberiku pakaian Seandainya Engkau berkehendak, niscaya aku telanjang. (Abdurrahman An-Najdi, Taisirul Manan fi Qasaşil Quran, 1429 H: 38).

- Hadis Nabawi :

Dari Abdur Rahman bin Abu Amrah, dari Abu Hurairah Ra., ia berkata, Rasulullah Saw. bersabda, "Aku orang yang paling dekat dengan Isa bin Maryam As. di dunia dan akhirat, dan para Nabi adalah bersaudara (dari keturunan) satu ayah dengan ibu yang berbeda, sedangkan agama mereka satu." (HR Bukhāri, Sahihu'l Bukhari, Juz 2 No. Hadis 3443, 1400 H: 489).

- HADIS NIAGA QS Aş-Sāffāt, 37: 87 :

Senantiasa Berprasangka Baik kepada Allah

Dari Abu Hurairah dia berkata, Rasulullah bersabda: "Allah berfirman: Aku berada dalam prasangka hamba-Ku dan Aku selalu bersamanya jika dia mengingat-Ku. Jika dia mengingat-Ku dalam dirinya, Aku mengingatnya dalam diri-Ku. Jika dia mengingat-Ku dalam perkumpulan, Aku mengingatnya dalam perkumpulan yang lebih baik daripada mereka. ika dia mendekatkan diri kepada-Ku sejengkal, Aku mendekatkan diri kepadanya sehasta. Jika dia mendekatkan diri kepada-Ku sehasta, Aku mendekatkan diri kepadanya sedepa. Jika dia mendatangi-Ku dalam keadaan berjalan, Aku mendatanginya dalam keadaan berlari." (HR Bukhari, 1713)

- AMAL NIAGA :
1. Tetaplah Anda berprasangka baik kepada Allah & dalam segala hal: ketika berdoa, mencari rezeki, dan sebagainya.
2. Sebagai seorang niagawan muslim, janganlah Anda berputus asa dari rahmat Allah.
3. Sebagai mukmin, hendaklah Anda bersyukur kepada Allah & karena adanya maiyyah khäsşah (kebersamaan Allah dengan orang-orang beriman) yang mengakibatkan turunnya pertolongan dan penjagaan dari-Nya.

- Tadabbur Surah As-Saffat Ayat 77-102 :

1. Ayat 77-82 meneruskan kisah Nabi Nuh sebelumnya. Allah jadikan anak keturunan Nuh  sebagai penerus generasi berikutnya, diabadikan sejarahnya sampai akhir zaman dan diberi keselamatan di tengah kehancuran umatnya.  Semua itu adalah balasan Allah atas orang yang taat pada-Nya. Sungguh Nabi Nuh adalah hamba yang beriman kepada Allah dengan keimanan yang mendalam. Sedangkan kaumnya yang kafir Allah tenggelamkan semuanya. 
2. Ayat 83-98 menjelaskan Nabi Ibrahim seperti Nabi Nuh yang bertugas menyampaikan dakwah Tauhid kepada kaumnya. Penolakan  kaumnya dan sampai ia dibakar dijelaskan sebelumnya dalam surat Al-Anbiya’ ayat 51-73.  
3. Ayat 99-102 menjelaskan Ibrahim datang kepada Allah minta petunjuk dan agar diberi keturunan yang saleh. Setelah anaknya beranjak remaja, Ibrahim mendapat wahyu agar ia  menyembelih anaknya. Setelah disampaikan,  anaknya pun setuju dan sabar menghadapinya.