بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Selasa, 10 Maret 2026

Tadabbur Al-Quran Hal. 450 | @KitabulSalaf

Tadabbur Al-Quran Hal. 450 | @KitabulSalaf
----------------------------------------------
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

- Al Qur'an Indonesia Tajwid.

- Ash-Saffat ayat 125 :

اَتَدْعُوْنَ بَعْلًا وَّتَذَرُوْنَ اَحْسَنَ الْخَالِقِيْنَۙ

Patutkah kamu menyembah Ba’l dan kamu tinggalkan (Allah) sebaik-baik pencipta. [735]

- [735] Ba'l adalah nama salah satu berhala dari orang Phunicia.

- Tafsir Al Muyassar Ash-Saffat ayat 125 :

Bagaimana kalian menyembah berhala yang lemah lagi makhluk, dan kalian meninggalkan sebaik-baik pencipta yang disifati dengan sifat-sifat terbaik dan paling sempurna, lalu kalian tidak menyembah-Nya?

- Kisah Nabi & Rasul :

Terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama kaum muslimin terdahulu mengenai siapa sebenarnya anak lbrahim yang disembelih itu. Sebagian mereka berkata, "Dia adalah İsmail." Sedang menurut sebagian lainnya, ia adalah Ishag. Kedua pendapat ini diriwayatkan dari Nabi Saw. Riwayat yang menerangkan bahwa yang disembelih itu adalah ishaq; Al-Ahnap meriwayatkan dari Al-Abbas bin Abdul Muțalib, dari Rasulullah Saw., tentang firman-Nya, Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar
(Qs Aş-Şāffāt, 37: 107) maksudnya Ishaq. Dan di antara yang berpendapat bahwa dia itu Ishaq adalah Umar bin Al-Khațtab, Ali, A-Abbas bin Abdul Mutalib, putranya Al-Abbas yaitu Abullah (bnu Abbas) sebagaimana yang diriwayatkan dari Ikrimah, Abdullah bin Mas'ud, Ka ab, Ibnu Sabit, lbnu Abu Hużail, dan Masruq.

Riwayat yang menerangkan bahwa yang disembelih itu Ismail diriwayatkan dari As-Sanabih, ia berkata, "Ketika kami berada di samping Muawiyah bin Abu Sufyan, orang-orang yang ada di sana menyebutkan tentang Ad-Dabih (orang yang disembelih), ia berkata, "Menurut orang yang lebih mengetahui, aku kemukakan kepada kamu; ketika kami berada di samping Rasulullah Saw. tiba-tiba datang seseorang seraya berkata, Ya Rasulullah! Sebutkanlah kepadaku apa saja yang Allah berikan kepadamu tentang dua anak yang disembelih? Maka Nabi Saw. pun tertawa. Lalu ditanyakan kepada Muawiyah; Siapa dua orang yang disembelih itu? la menjawab, 'Sesungguhnya Abdul Mutalib bernażar akan menyembelih salah seorang dari anak-anaknya jika Allah memudahkan penggalian sumur Zamzam. Dalam undian itu keluarlah nama Abdullah, ayah Nabi Saw. Lantas ia menebusnya dengan seratus unta. Diriwayatkan juga dari Said bin Jubair, Yusuf bin Mihran, As-Sya'bi, Mujahid, Ața bin Abu Rabah, seluruhnya dari Ibnu Abbas bahwa ia berkata, "Sesungguh-nya yang disembelih itu adalah lsmail." lbnu Abbas berkata, "Orang-orang Yahudi meyakini bahwa dia adalah Ishaq, sesungguhnya Yahudi telah berdusta." Berkata Abu Tufail, As-Syabi, Mujahid, Al-Hasan, dan Muhamad Al-Qurdi, "Dia adalah lsmail". As-Syabi berkata, "Aku melihat di Ka'bah ada dua tanduk gibas." Muhamad bin Ka'ab berkata, "Sesungguhnya anak Ibrahim yang diperintahkan Allah untuk disembelih adalah Ismail. Dalam hal ini, Allah Swt. telah mengisahkan anak lbrahim yang disembelih. Allah berfirman, Dan Kami beri dia kabar gembira dengan (kelahiran) Ishaq... sedang Allah tidak memerintah kepada lbrahim untuk menyembelihnya (shaq). (bnu Ašir Al-Jazari, Al-Kamil fit Tarikh, Jilid 1: 83-86).

- Riyāduş Şālihin :

Dari Abu Hurairah Ra., ia berkata, "Rasulullah Saw. bersabda, 'Barangsiapa dikehendaki Allah kebaikan pada dirinya, maka Dia akan mengujinya." (HR AI-Bukhari). Hadiš tersebut memberikan faedah bahwa orang yang beriman tidak akan terlepas dari ujian. Sesungguhnya apa yang menimpanya itu tiada lain adalah kebaikan bagi dirinya, karena ketika itu ia berlindung hanya kepada Allah Swt. dan penghapus kesalahan-kesalahannya. (Dr. Muştafā Sa'id Al-Khin, Nuzhatul Muttaqina Syarhu Riyādis Sālihina, Juz 1, 1407 H/1987 M: 71).

- Hadis Nabawi :

Dari Şafiyyah binti Syaibah Ummu ManŞur, ia berkata, "Telah mengabarkan kepadaku seorang perempuan dari Bani Sulaim yang telah melahirkan seorang budak wanita pada salah satu keluarga kami. Rasulullah Saw. mengutus Ušman bin Talhah. Pada kesempatan lain ia pernah bertanya kepada kepada Uśman bin Talhah, "Mengapa Nabi Saw. memanggilmu?" Dia menjawab, 'Sesungguhnya saya melihat dua tanduk kambing ketika saya memasuki Ka'bah, lalu saya lupa menyuruh kamu menutupinya, sekarang tutupilah kedua tanduk tersebut. Sesungguhnya di dalam Ka'bah tidak boleh ada sesuatu yang bisa menyibukkan seseorang darí salat. (HR Ahmad, Abu'l Fidā Al-Qurasyi, Qisaşu'l Anbiyā, 1417 H/1977 M: 204).

- Nasihat & Pelajaran :

Sebelum melaksanakan apa yang diperintahkan Allah dalam mimpinya, Nabi lbrahim terlebih dahulu menyampaikan kepada putranya yang akan disembelih itu, seraya berkata, "Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu." Hal itu tidak lain kecuali untuk membersihkan hatinya dan meringankannya tatkala mengambilnya dan menyembelihnya dibandingkan dengan cara dipaksa. Seorang anak yang sabar dan murah hati sebagaimana yang Allah sifati memberi jawaban yang tepat dan penuh petunjuk. la menolong ayahnya dalam melaksanakan ketaatan dan menunaikan perintah-Nya, meringankan musibah yang Allah ujikan kepadanya. la tidak berkeluh kesah dan insya Allah akan bersabar menghadapinya. Ternyata dalam beribadah, berserah diri dan menyerahkan diri secara total kepada perintah Alah Swt, merupakan sebuah keniscayaan. (Abdurrahmān An-Najdi, Taisirul Manān fi Qasaşil Qurān, 1429 M: 87).

- HADIS NIAGA QS Aş-Şāffat, 37: 113 :

Mendoakan Keberkahan dalam Jual-Beli

Dari Urwah bin Abu Ja'ad Al-Bariqi, dia berkata bahwasanya dia pernah diberi uang satu dinar oleh Rasulullah untuk membeli binatang yang akan dijadikan kurban, yaitu seekor kambing. Namun, Urwah membeli dua ekor kambing. Lalu, dia menjual salah satunya dengan satu dinar. Urwah pun datang kepada Rasulullah dengan satu dinar dan satu kambing lalu beliau mendoakannya agar dia mendapat keberkahan dalam jual-belinya. Seandainya Urwah membeli tanah, dia juga akan untung dalam pembelian itu. (HR Abu Dawud, 3384) 

- AMAL NIAGA :

1. Doakanlah seorang muslim yang dianugerahi nikmat agama dan dunia agar Allah senantiasa memberikan keberkahan kepadanya dan berdoalah agar Allah & menganugerahi rezeki yang lebih baik kepada orang tersebut. Menurut ajaran Islam, Anda diperbolehkan melakukan aktivitas jual-beli fuqüli, yaitu jual-beli dengan membelanjakan harta orang lain tanpa izin. Jual-beli tersebut dinyatakan sah setelah pemilik harta mengizinkannya. Jika Anda memiliki barang dagangan, Anda dapat menitipkannya kepada orang lain untuk dijualkan dengan memberinya sejumlah komisi.

- Tadabbur Surah As-Saffat Ayat 102-126 :

1. Ayat 103-113 meneruskan kisah Ibrahim menyembelih anaknya. Ketika Ibrahim dan anak sudah pasrah dan Ibrahim siap menyembelih anaknya, Allah memanggilnya dan memuji ketaatannya dalam menerima ujian. Lalu, seketika itu juga Allah ganti dengan seekor hewan sembelihan yang besar. Karenanya, Allah abadikan pujian bagi Ibrahim sampai akhir zaman. Allah berikan padanya keselamatan dan  keberkahan bagi anak cucu-Nya, termasuk Ishak. Namun, dari keturunan Ishak ada yang  baik dan ada pula yang zalim. 
2. Ayat 114-122 menjelaskan besarnya karunia yang Allah berikan kepada Musa dan Harun. Allah selamatkan mereka dari bahaya besar,  memenangkan mereka dari Fir’aun dan prajuritnya dan memberi mereka Kitab Taurat agar mereka berada pada jalan yang lurus. Allah jadikan pujian untuk mereka sampai akhir zaman. Allah anugerahkan pada mereka keselamatan sebagai balasan bagi orang yang taat pada-Nya. Sungguh keduanya hamba yang kuat imannya. 
3. Ayat 123-126 menjelaskan kisah Nabi Ilyas ketika mengajak kaumnya bertakwa kepada  Allah. Ilyas memprotes mereka menyembah  berhala “Ba’l” dan tidak menyembah Allah; sebaik-baik Pencipta yang telah menciptakan mereka dan nenek moyang mereka sebelumnya.