Tadabbur Al-Quran Hal. 452 | @KitabulSalaf
----------------------------------------------
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
- Al Qur'an Indonesia Tajwid.
- Ash-Saffat ayat 158 :
وَجَعَلُوْا بَيْنَهٗ وَبَيْنَ الْجِنَّةِ نَسَبًا ۗوَلَقَدْ عَلِمَتِ الْجِنَّةُ اِنَّهُمْ لَمُحْضَرُوْنَۙ
Dan mereka mengadakan (hubungan) nasab (keluarga) antara Dia (Allah) dan jin. Dan sungguh, jin telah mengetahui bahwa mereka pasti akan diseret (ke neraka),
- Asbabun Nuzul Ash-Saffat ayat 158 :
Diriwayatkan oleh Juwaibir dari Adh-Dhahhak yang bersumber dari Ibnu Abbas, bahwa ayat ini turun sebagai bantahan kepada tiga suku Quraisy yaitu: Sulaim, Khuza'ah dan Juhainah yang menganggap bahwa Allah dan Iblis itu bersaudara. Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi di dalam kitab Syu'bul Iman yang bersumber dari Mujahid, bahwa pembesar-pembesar kafir Quraisy berkata: "Malaikat itu putrid-putri Allah". Bertanyalah Abu Bakar Ash-Shiddiq: "Kalau begitu siapakah ibu-ibunya?". Mereka menjawab: "Putri-putri pembesar Jin". Berkenaan dengan peristiwa itu turunlah akhir ayat ini yang menegaskan bahwa jin-jin itu akan dihadapkan di pengadilan Allah.
- Tafsir Al Muyassar Ash-Saffat ayat 158 :
Orang-orang musyrikin itu menetapkan nasab dan kekerabatan antara Allah dengan para malaikat. Dan para malaikat itu mengetahui bahwa orang-orang musyrikin akan dihadirkan untuk diazab di hari kiamat.
- Riyāduş Şälihin :
Dari Abu Hurairah Ra., ia berkata, Rasufullah Saw. bersabda, "Sungguh Allah Swt. berfirman pada hari kiamat, Hai anak Adam! Aku sakit, mengapa kamu tidak menjengukKu? Jawab anak Adam, Wahai Rabbku, bagaimana mungkin kami menjenguk Engkau, padahal Engkau Tuhan semesta alam? Allah Swt. berfirman, Apakah kamu tidak mengetahui bahwa hamba-Ku si Fulan sakit, mengapa kamu tidak menjenguknya? Apakah kamu tidak mengetahui seandainya kamu menjenguknya, niscaya kamu mendapati-Ku di sisinya? Hai anak Adam! Aku minta makan kepadamu, mengapa kamu tidak memberi-Ku makan?" Jawab anak Adam, "Wahai Rabbku, Bagaimana mungkin aku memberi Engkau makan, padahal Engkau Tuhan semesta aam?" Allah Swt. berfirman, "Apakah kamu tidak mengetahui bahwa hamba-Ku si Fulan meminta makan kepadamu tetapi kamu tidak memberinya makan. Apakah kamu tidak mengetahui
seandainya kamu memberinya makan, niscaya engkau mendapati-Ku di sisinya? Hai anak Adam! Aku minta minum kepadamu, mengapa kamu tidak memberi-Ku minum?" Jawab anak Adam, "Wahai Tuhanku, bagaimana mungkin aku memberi Engkau minum, padahal Engkau Tuhan semesta alam?" Allah Swt. menjawab, "Hamba-Ku si Fulan meminta minum kepadamu, tetapi kamu tidak memberinya minum. Ketahuilah, seandainya kamu memberinya minum, niscaya kamu mendapati-Ku di sisinya." (HR Muslim).
Hadis tersebut memberikan faedah:
(a) Dorongan untuk menengok orang yang sakit, membuatkan makanan, dan memberikan air kepada yang membutuhkan. Allah Swt. memberikan jaminan pahala kepadanya pada hari kiamat.
(b) Barangsiapa berbuat kebaikan dan memberikan pertolongan, maka Allah Swt. akan melimpahkan pahala dan pemberian yang baik kepadanya.
(Dr. Mustafa Sa'id Al-Khin, Nuzhatul Muttaqina Syarhu Riyādis Şālihina, Juz 1, 1407 H/1987 M: 684-685).
- Hadis Nabawi :
Dari Ubādah Ra., Nabi Saw. bersabda, "Barangsiapa yang bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah Swt. Yang Maha Esa, lagi tidak bersekutu dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya dan (bersaksi) bahwa lsa adalah hamba Allah Swt., utusan-Nya dan yang diciptakan dengan kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) ruh dariNya, dan surga adalah haq (benar adanya), dan neraka adalah haq, maka Allah Swt. akan memasukkan orang itu ke dalam surga sesuai dengan amalnya." (HR AI-Bukhāri, Sahihu' Bukhäri, Juz 2, No. Hadis 3435,1403 H: 487).
- Hadiš Qudsi :
Dan dari Abu Hurairah Ra.. ia berkata, Rasulullah Saw. bersabda, "Allah Swt. menjamin bagi orang yang keluar di jalan-Nya, tidaklah ia keluar untuk berjihad di jalan-Ku, beriman kepada-Ku dan membenarkan Rasul-Ku, melainkan Aku menjaminnya masuk surga, atau mengembalikannya ke tempatnya semula dan mendapatkan pahala dan rampasan perang." (HR An-Nasai) (Isāmuddin As-Sabābati, Jāmiul Ahādisil Qudsiyyati, Jilid 1, t.t: 259).
- Hadis Motivasi QS 37: 171 :
Dari Abu Hurairah Rasulullah bersabda: "Tatkala Allah menetapkan penciptaan, Dia menulis di sisi-Nya di atas Arasy-Nya: "Sesungguhnya, rahmat-Ku lebih mendominasi Kemurkaan." (HR Bukhari, 7015)
- AMAL NIAGA :
1. Ketika Anda memasuki pasar, bacalah doa masuk pasar agar Anda senantiasa ingat kepada Allah
2 Saat berada di pasar, peliharalah kebersihan hati Anda dan janganlah Anda mencuri-curi pandangan kepada sesuatu yang tidak halal.
- Tadabbur Surah As-Saffat Ayat 153-182 :
Ayat 154-182 meneruskan pembahasan sebelumnya terkait cara berpikir kafir Quraisy yang keliru tentang Allah karena didasari kebodohan. Mereka menganggap Allah memiliki hubungan keturunan dengan jin, padahal jin yang kafir juga akan masuk neraka. Mahasuci Allah dari apa yang mereka sekutukan.
Orang-orang kafir dan tuhan-tuhan yang mereka sembah akan dimasukkan ke dalam neraka. Tidak ada yang bisa disesatkan kecuali mereka yang memilih kekufuran. Sedangkan para malaikat itu memiliki kedudukan yang mulia di sisi Allah dan mereka selalu bertasbih dan taat kepada Allah dengan sangat disiplin.
Kaum kafir menolak Al-Qur’an dengan alasan tidak diberikan kepada mereka sebelumnya kitab suci. Di akhirat kelak mereka akan mengetahui nasib buruk yang mereka alami dan di dunia mereka juga akan diazab-Nya. Allah pasti menolong para Rasul dan prajurit-Nya. Mahasuci Allah dari apa yang mereka sekutukan. Keselamatan atas para Rasul dan segala puji hanya milik Allah.