Rubrik AI (72) | @KitabulSalaf
------------------------------------------
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Mengenal Allah, Nabi Muhammad & Agama Islam
A. Mengenal Allah swt.
- Siapa Rabb-mu? Rabb-ku adalah Allah yang memeliharaku dan memelihara semesta alam dengan segala nikmat yang dikaruniakan-Nya. Dia adalah sembahanku, aku tidak memiliki sembahan selainNya.
- Dengan apa engkau mengenal Rabb-mu ? Dengan tanda-tanda kekuasaan-Nya dan segala makhluk-Nya. Di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah malam dan siang, matahari dan bulan. Di antara makhluk-Nya adalah tujuh lapis langit dan tujuh lapis bumi berikut seluruh makhluk yang ada di dalamnya dan di antara keduanya.
- Bisa di ikhtisarkan, bahwa cara mengenal Allah adalah dengan cara belajar ilmu syar’i, atau dengan membaca ayat ayatnya yang syar’iyyah (dari dalil al-quran dan as-sunnah), dengan penuh tadabbur (penghayatan) . Atau juga dengan cara memperhatikan dengan segala makluk-Nya yang bisa di rasakan dengan panca indera kita, untuk meyakinkan bahwa Allah dzat yang Maha Besar.
- Tingkatan Pengenalan :
* Rububiyah (Pencipta): Meyakini bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang menciptakan, memiliki, dan mengatur seluruh alam semesta (diakui juga musyrik).
* Uluhiyah (Berhak Disembah): Mengkhususkan seluruh ibadah (doa, tawakkal, cinta) hanya kepada Allah.
* Asma wa sifat : Menyakinin Allah menetapkan apa untuk dirinya baik nama dan sifat, tanpa tahrif (memalingkan laft/makna), menta’thil (meniadakan sifat), takyif ( menerangkan bentuk), tamtsil/tasbih (menyerupakan).
- Macam-macam ibadah yang Allah perintahkan, seperti Islam, iman dan ihsan. Begitu juga do' a, khauf (takrt), raja' (harap), tawakkal, ragbbab (cinta), rabbab (cemas), khusyu', kbasy-yah (takut), inabah (kembali kepada Allah/taubat), meminta pertolongan, memohon perlindungan, meminta bantuan, menyembelih, ber nadzar, dan macam-macam ibadah lainnya yang Allah perintahkan, seluruhnya.
- Allah memiliki : 20 sifat wajib, 20 sifat mustahil, 1 sifat jaiz.
B. Mengenal Nabi Muhammad saw.
- Riwayat hidup (570-632 M).
* Nasab : Muhammad bin 'Abdullah bin 'Abdul Muththalib bin Hasyim, suku Qurais Arab, keturunan nabi Ismail bin Ibrahim .
* Umur 63 tahun, Lahir di Makkah pada Subuh Isnin, 12 Rabi'ul Awal tahun gajah (20 April 570 M), di rumah Abu Talib, Makkah Al-Mukarramah. Yaitu tentara barakah dipimpin Raja Abrahah ingin menghancurkan ka' bah, namun Allah hancurkan pasukan gajah dengan mengirim burung Ababil yang menjatuhkan kerikil panas dari neraka hingga tubuh gajah terbakar seperti daun dimakan ulat.
* Ayahanda, 'Abdullah bin 'Abdul Muttalib bin Hashim, Pemuda tampan putra pemuka suku Qurais, wafat sebelum kelahiran.
* Ibu, Aminah binti Wahab bin 'Abdul Manaf, wanita mulia putri pemuka Bani Zuhrah, wafat ketika Muhammad berusia 6 tahun di Al-Abwa' (sebuah kampung yang terletak di antara Mekah dan Madinah).
* Ibu persusuan : Tsuwaibah (budak abu lahab saat baru lahir, menyusui Rasul beberapa hari saja), Halimah Sa'diyyah (pendatang istri Abu Kabsyah Al-Harist, menyusui Rasul selama 4 tahun, lanjut sampai umur 6 tahun).
* Kakek, Abdul Muthallib bin Hasyim (Syaibah Al-Hamd), pemuka suku Qurais,
penggali sumur zam-zam di masa jahiliyah. Umur 8 kakek beliau meninggal.
* Umur 5 tahun peristiwa pembelahan dada Rasulullah SAW.
* Umur 6 tahun dipelihara oleh kakek (Abdul Muthalib & istri Ummu Aiman). Umur 8 tahun oleh paman (Abu Talib), dilanjutkan bapak saudaranya, Abu Talib.
* Umur 9 tahun bersama bapak saudaranya, Abu Talib bermusafir ke Syam (kota Busra) atas urusan perniagaan bertemu pendeta Nasrani bernama Bahira (Buhaira), telah bertemu ketua-ketua rombongan untuk menceritakan tentang pengutusan seorang nabi di kalangan bangsa Arab yang akan lahir pada masa itu.
* Umur 20 tahun :
- Terlibat dalam peperangan Fijar. Ibnu Hisyam di dalam kitab 'Sirah' , jilid 1, halaman 184-187 menyatakan pada ketika itu usia Muhammad SAW ialah 14 atau 15 tahun. Baginda menyertai peperangan itu beberapa hari dan berperanan mengumpulkan anak-anak panah sahaja.
- Menyaksikan ' perjanjian Al-Fudhul'; perjanjian damai untuk memberi pertolongan kepada orang yang dizalimi di Mekah.
* Menjadi nabi & rasul 23 tahun.
* Umur 25 tahun :
- Berniaga ke Syam ditemani oleh Maisarah (pembantu Khadijah).
- Menikahi Khadijah binti Khuwailid (40 tahun). Pihak laki diwalikan saudara Abu Talib & pihak perempuan diwalikan Amru bin Asad (bapak saudara Khadijah) dengan Mas kahwin 500 dirham.
* Umur 35 tahun :
- Banjir besar melanda Mekah dan meruntuhkan dinding Ka'abah.
- Pembinaan semula Ka'abah dilakukan oleh pembesar-pembesar dan penduduk Mekah.
- Rasulullah SAW diberi kemuliaan untuk meletakkan 'Hajarul-Aswad' ke tempat asal dan sekaligus meredakan pertelingkahan berhubung perletakan batu tersebut.
* Umur 40 tahun :
- Menerima wahyu di Gua Hira (610 M).
- Cara Wahyu Turun :
(1) Melalui mimpi.
(2) Malaikat mewahyukan ke hati beliau tanpa terlihat.
(3) Malaikat menjelma menjadi manusia biasa.
(4) Suara gemerincing yang memekikkan telinga.
(5) Malaikat datang dalam bentuk aslinya.
(6) Allah wahyukan di atas langit ke tujuh.
- Menjadi Nabi (Al-'Alaq ayat 1-5) & rasul (Al-Muddatstsir) selama 23 tahun.
- Isra' : [Masjidil Haram, Mekah] Tidur dibangunkan (Jibril) -> bedah hatinya+zam-zam+hikmah+iman (Jibril & Mikail) -> naik Buraq ke Baitul Maqdis -> shalat (Isa, Musa & Ibrahim).
- Mi'raj : [Baitul Maqdis] -> Langit 1 (Adam) -> Langit 2 (Isa & Yahya) -> Langit 3 (Yusuf) -> Langit 4 (Idris) -> Langit 5 (Harun) -> Langit 6 (Musa) -> Langit 7 (Ibrahim & melihat Allah) -> Sidratul Muntaha (shalat 50x & keringanan) -> Langit 6 (Musa+nasehat) -> Sidratul Muntaha (shalat 5x & melihat malaikat)
- Dakwah :
~ menyampaikan peringatan dari kesyirikan & menyeru kepada Tauhid (Mekah 10 tahun 622M).
~ mengerjakan shalat (Mekkah 3 tahun peristiwa mi'roj).
~ menerapkan syari'at-syari'at lslam (Madinah 10 tahun (610-622 M)), seperti menunaikan zakat, berpuasa, menunaikan haji, mengumandangkan adzan, berjihad, amar mo'ruf nahi munkar dll.
* Umur 53 tahun :
- Berhijrah ke Madinah Al-Munawwarah dengan ditemani oleh Saidina Abu Bakar Al-Siddiq dan maulanya 'Amir bin furaihah. Penunjuk jalan (Abdullah bin 'Uraiqith Al-Laitsi). Hijrah pertama : 12 Laki-laki, Wanita. Hijrah kedua : 83 Laki-laki, 19 Wanita.
- Sampai ke Madinah pada tanggal 12 Rabiulawal/ 24 September 622M, sementara tinggal dengan Abu Ayyub al-Anshari (sahabat anshor). Peristiwa hijrah menjadi awal penanggalan Hijriah. Nabi membangun masjid, mempersaudarakan Kaum Muhajirin dan Anshar, serta menetapkan Piagam Madinah.
- Perjuangan dan Fathul Mekkah (623-630 M):
1) Pemimpin perang mempertahankan diri antara Muslim dan kaum Quraysh (Badr, Uhud, Khandaq).
- Perang Badar (624M - umur 54 tahun).
- Perang Uhud (625M - umur 55 tahun).
- Perang Khandaq (627M umur 57 tahun).
2) Pembebasan Mekkah secara damai - Fathul Mekkah (630M umur 60 tahun), menyatukan Jazirah Arab di bawah panji Islam.
- Peperangan Yang diikuti : Perang Badr (2H), 2. Perang Whud (3H), Perang Khandaq (Ahaab) (5H), Perang Khaibar (7H), Perang Fathul Mekkah (8H), Perang Hunain (8H), Perang Tabuk (9H).
- Haji & Umrah :
4x Umrah : Umrah Hudalblyah, umrah qadha, umrah dariji ranah (setelah membagi ghanimah perang Hunain), umrah bersama haji.
1x Haji : Haji wada' tahun 10 H
* Umur 63 tahun :
- [Madinah selasa 12 Rabi'ul Awal 11 H, 8 Juni 632 M] karena sakit -> imam shalat subuh (Abu Bakar) -> rumah Aisyah (demam tinggi) -> datang Izrail (manusia) -> pesan terakhir ("Ummah, shalat & shalat/zakat") -> wafat 63 tahun (dhuhur) -> baca Al-Qur'an & pemilihan khalifah (Abu Bakar) -> penguburan asar (rumah Aisyah di Masjid Nabawi Al-Munawwarah ).
- Dimandikan oleh: Ali bin Abi Thalib, A-Abbas, Al-Fadhl bin AlAbbas, Usamah bin Zaid dan Syuqran. Dikafani dengan 3 lembar kain Suhuliahtanpa imamah dan tanpa gamis.
* Mukjizat : wahyu Al-Qur'an, menyembuhkan orang sakit, mengeluarkan air dari jari-jarinya, membelah bulan, perjalanan ke Isra' Mi raj, batu mengucapkan salam kepada beliau, di atasnya selalu dinaungi awan, mampu menurunkan hujan.
* Rasul memiliki : 4 sifat wajib, 4 sifat mustahil, 1 sifat jaiz.
- Silsilah keluarga & sahabat.
* Istri (‘Ummul-mu’minin) : (berurutan) Khadijah, Saudah, Aisyah, Hafsha, Zainab bintu Khuzaimah, Ummu Salamah, Ummu Habibah, Juwairiyah, Maimunah, Safiyyah, Zainab bintu Jahsyi.
* Anak : Qasim, Abdullah, Zainab, Ruqayyah, Ummu Kulthum & Fatimah (dari istri Khadijah), Ibrahim (dari istri Mariyah). Semuanya wafat sebelum Rasulullah wafat, kecuali Fatimah.
* Cucu : Umamah (dari Zainab + Abil 'Ash bin Rabi'), Abdullah (dari Ruqayyah + Utsman bin affan), Al-Hasan, Al-Husain, Unmu Kultsum, Zainab (dari Fathimah + Ali bin abi thalib).
* Cucu :
1. Ali bin Abil 'Ash bin Rabi (Meninggal saat kecil).
2. Umamah bintu Abul 'Ash, yang digendong Nabi saat shalat. Menikah dengan Ali bin Abi Thalib.
3. Al-Hasan bin 'Ali (Penerus keluarga Nabi).
4. Al-Husein bin 'Ali (Penerus keluarga Nabi).
5. Muhassin bin 'Ali (Meninggal ketika masih kecil).
6. Ummu Kultsum bintu 'Ali (Menikah dengan Umar).
7. Zainab bintu 'Ali (Menikah dengan 'Abdullah bin Ja'far bin Abi Thalib).
8. Abdullah bin Utsman (Meninggal usia 6 tahun).
* Menantu : Abdul 'Ash bin Ar-Rabi (Suami Zainab), 'Ali bin Abi Tholilb (Suami Fatimah), Utsman bin 'Affan (Suami Ruqoyyah dan Ummu Kultsum).
* Cicit : Ali, Muhammad, Ja'far.
* Paman (saudara dari ayah Nabi Muhammad) : Al-Harits (tertua), Qutsam, Az-Zubair, Hamzah (paling muda), Al 'Abbas, Abu Thalib, Abu Lahab, Abdul Ka'bah, Hajl, Dhirar, Al-Ghaidaq. Hanya Paman pada masa Islam. Abu Thalib & Abu Lahab: tetap kafir. Al-Abbas & Hamzah: masuk islam.
* Bibi dari saudara ayah beliau, disebut 'ammah) : Shafiyyah Ummu Az-Zubair bin Al-'Awwam, 'Aatikah, Barrah, Arwa, Umaymah, Ummu Hakim Al-Baidha'. Yang jelas keislamannya: Shafiyyah & Arwa.
* Mertua : Abu Bakar Ash-Shiddią (Ayah Aisyah), Umar bin Al-Khattab (Ayah Hafshah), Abu Sufyan Shakr bin Harb (Ayah Ummu Habibah Ramlah), A-Harits bin Abi Dhirar (Ayah Juwairiyah).
* Saudara Sepersusuan : Hamaah bin Abdud Muthallilb, Abu Salamah Abdullah bin Abdul Asad Al-Nakhzumi, Abdullah bin Al-Harits, Unaisah bintu Al-Harits, Hudaafah Asy- Suyaima' bintu Al-Harits. Semuanya masuk islam Abdullah, Unaisah, Hudaafah adalah putra-putri Halimah As-Sa' diyah dari Al-Harits bin Abdul 'Uzza As-Sa' diyang juga masuk Islam.
* Budak/Maula (Budak yang dibebaskan):
a. Maula Laki-laki: Zaid bin Haritsah Al-Ralbi, Tsauban bin Bujdud, Abu Kabsyah Sulaim, Anasah, Ruwaifi, Maimun, Hurmuz, Shalih: Syuqran, Yasar Nobi, Abu Rafi' Aslam, Kirkirah, dll sekitar 40 orang.
b. Maula Perempuan: Barakah Ummu Aiman, Salma Ummu Rofi', Maimunah bintu Sa' ad, Khadhirah, Radhwa, dll.
* Pengasuh :
• Ummu Aiman adalah ibu asuh nabi , istri dari Zaid bin Haritsah.
• Ummu Rafi Istri Abu Rafi, Pengasuh lbrahim & Fathimah beserta anak-anaknya. Dialah yang memandikan jenazah Fatimah bersama 'Ali dan Asma' bintu Umais.
* Pembantu : Anas bin Malik, Rabi ah bin ka' abAl-Aslami, Uqbah bin Amir Al-Juhani, Bilal Mu'adzin, Sa' ad maula Abi Bakr Ash-Shiddiq, Safinah, dll. Abdullah bin Mas' ud (pelayan yang membawa sandal & siwak Nabi), Uqbah bin Amr (penuntun bighlal saat safar).
* Makam keluarga nabi didalam masjid : Nabi Muhammad, Zainab binti Ali (istri rasul), Husein (cucu rasul).
* Sahabat Muhajirin [* utama]:
1) Abu Bakar ash Shiddiq* : khalifah pertama, orang pertama masuk Islam, sahabat terdekat Nabi, pertama membenarkan isra miraj, mertua nabi (ayah Aisyah),makamnya disamping makam nabi, sahabat terbaik, penguat hadits nabi.
2) Umar bin khattab* : khalifah kedua, makamnya disamping makam nabi
3) Utsman bin affan : khalifah ketiga, penyusun Al Quran, keponakan nabi, menantu nabi (suami Ummu kulsum & Ruqayyah).
4) Ali bin abi thalib* : Khalifah keempat, sepupu nabi, menantu nabi (suami Fatimah).
5) Thalhah bin Ubaidillah : konsultan nabi.
6) Zubair: sepupu nabi (Khodijah), pengikut setia nabi.
7) Abdurrahman bin auf : paling kaya.
8) Sa'ad bin Abi Waqqas: pimpinan perang persia di qadissyah.
9) Sa'id bin Zaid bin Amr bin Nufail : adik ipar Umar, suami Fatimah, doa mustajab, panglima perang syam termuda (18 tahun).
10) Abu Ubaidah bin Al-Jarrah : kepercayaan umat, muhajirin suku qurais, panglima perang melawan romawi.
* Sahabat Anshar :
1) Sa’id bin Muadz (sang pemimpin suku Aus).
2) Ubadah bin Shamit (yang ikut serta dalam Ba’at Aqabah I dan II).
3) Jabir bin Abdillah (yang memiliki hafalan sebanyak 1540 hadits).
4) Sa’id bin Rabi (seorang hartawan lagi dermawan dari kaum Anshar yang dipersaudarakan dengan Abdur Rahman bin Auf).
5) Mu’adz bin Jabal (ilmuwan fiqih).
6) Zaid bin Tsabit (penulis wahyu).
7) Abdullah bin Rawahah ( panglima syahid dalam Perang Mu’tah).
8) Ubay bin Ka’b (penyair Nabi).
9) Abu Ayyub al-Anshari (rumahnya ditempati Rasulullah setibanya di Madinah).
* Muadzin : Bilal & Ibnu Ummi Maktum (Madinah), Abu Mahzurah (Makkah), Sa'd Al-Qarazh (Quba').
* Juru tulis : Zaid bin Tsabit & Mu'awiyah bin Abi Sufyan. Lian-lain :
Abu Bakr Ash-Shddiq, Umar bin Al-Khathab, Utsman bin 'Affan, Ali bin Abi Thalib, Nuhammad bin Maslamah, Surahbil ibnu Hasanah, Ubay bin Ka' ab, dll. Jumlah mereka sekitar 23 orang.
* Khalifah (Sepeninggal Nabi) : Abu Bakr Ash-Shiddiq, Umar bin Al-Rhathab, Utsman bin'Affan, Ali bin Abi Thalib.
* Peliharaan : Duldul (Bighal), Qashwa (Unta), 'Ufair (keledai), Bighlal (hasl kawin kuda & keledai), 20 unta perah dan 100 domba yang digembalakan di padang rumput.
* Kuda :
1) As-Sakb (Kuda pertama untuk perang).
2) Sabhah(Kuda untuk balapan).
3) Al-Murtajiz (Dibeli dari Arab badui).
4) Lizar (Hadiah dari Muqauqis raja Mesir).
5) Azh-harib (Hadiah dari farwah bin Amr Al-Judzami).
6) Luhaif (Hadiah dari Rabi ah bin Abil Bara').
7) Al-Ward (Hadiah dari Tamim Ad-Dari).
* Orang-orang yang pertama masuk islam : Abu Bakar Aşh-Shiddią (dari laki-laki merdeka), Khadijah (dari perempuan merdeka), Ali bin Abi Thalib (dari kalangan anak-anak), Zaid bin Haritsah (dari kalangan maula/budak).
* Utusan Nabi : diutus untuk mengajak kepada islam.
1) Amr bin Umauah Adh-Dhamri (ke Najasyi Raja Habasyah)
2) Dihyah bịn khalifah Al-Kalbi (ke Hercules Raja Romawi)
3) Abdullah bin Hudzafah As-Sahmi (ke Risra Raja Persia)
4) Hatib bin AbiBalta' ah (ke Muqauqis Raja Mesir)
5) Amr bín Al-Ash (ke Raja Oman)
6) Salithbin Amr Al-Amiri (ke Samamah)
7) Suuja' bin Wahb Al-Asadi (ke Raja Balga' Syam)
8) Muhajir bin Abi Umayah (ke Al-Harits Al-Himgari)
9) Al-Ala' bin Al-Hadrami (ke Al-Mundair bin Sawa Raja Bahrain)
10) Abu Musa Al-Asu' ari (ke Penduduk Yaman)
11) Mu'ada bin Jabal (ke Penduduk Yaman)
- Fisik :
* Kepala : rambut hitam bergelombang ke bahu, kepala bulat, alis tebal, mata putih bening & hitam, bibir merah & tipis, hidung lurus & mancung, suara merdu & keras.
* Tubuh : dada bidang dengan berbulu ditengah dada, bahu lebar & kuat, jenggot tebal & panjang, kulit cerah & bersih, postur tubuh tegak dan lurus.
* Kaki : tumit tebal, langkah cepat & pasti seperti menuruni tebing.
* Umum :
- Tidak tinggi tidak rendah.
- Warna kulit putih kemerahan.
- Rambut hitam, ikal dan sebahu.
- Berkepala bulat.
- Mata bulat dengan bola mata putih bening dan lensa warna hitam.
- Alis tebal panjang hampir kedua alis bertemu.
- Hidung mancung seperti orang Arab.
- Badan berotot dan berbidang.
- Bulu dada berbentuk garis tengah hampir ke pusar.
- Bahu lebar dengan adanya tanda kenabian berupa benjolan merah sebesar telur burung darah.
- Tangan dan kaki besar.
- Tumit kaki tebal.
- Wajahnya cenderung bulat dengan sepasang matanya hitam dan bulu mata yang panjang, dahinya agak lebar.
- Rambut lurus sedikit berombak, uban yang tumbuh di rambut dan janggutnya masih sedikit. Rambutnya cukup tebal, panjang sampai batas telinga.
- Alis matanya melengkung hitam dan tebal, di antara alisnya nampak urat darah halus yang berdenyut bila sedang emosi.
- Hidungnya agak melengkung dan mengkilap
- Tidak berkumis dan berjanggut sepanjang sekepalan telapak tangannya.
Tulang kepala besar dan bahunya lebar.
- Berjanggut tipis tapi penuh rata sampai pipi.
- Mulutnya sedang, giginya putih cemerlang dan agak renggang.
- Mulut yang agak lebar, di matanya terlihat juga garis-garis merahnya, serta tumitnya langsing.
- Gigi depan agak renggang tidak terlalu rapat dan jika berbicara nampak putih berkilau.
- Tubuhnya tidak terlalu tinggi dan tidak pula terlalu pendek, berpostur kekar sangat indah dan pas dikalangan kaumnya.
- Kulitnya putih kemerah-merahan.
- Pundaknya bagus dan kokoh, seperti dicor perak.
- Dada dan pinggangnya seimbang dengan ukurannya.
- Tulang belikatnya cukup lebar.
- Lengan dan dada bagian atas berbulu. Pergelangan tangannya cukup panjang, telapak tangannya agak lebar serta tangan dan kakinya berisi, jari-jari tangan dan kaki cukup langsing.
- Bulu badannya halus memanjang dari pusar hingga dada.
- Jemari tangan dan kaki tebal dan lentik memanjang.
- Jika berjalan agak condong kedepan melangkah dengan anggun serta berjalan dengan cepat dan sering melihat kebawah dari pada keatas.
- Jika berhadapan dengan orang maka ia memandang orang itu dengan penuh perhatian dan tidak pernah melototi seseorang dan pandangannya menyejukkan. Selalu berjalan agak dibelakang, terutama jika saat melakukan perjalanan jarak jauh dan ia selalu menyapa orang lain terlebih dahulu.
- Baik hatinya dan paling jujur, orang yang paling dirindukan dan sebaik-baiknya keturunan.
C. Mengenal Agama Islam.
1. Rukun Islam
a. Syahadat.
- Kalimat : "La ilaha illallah, Muhammadur rasulullah".
* "La ilaha illallah" : mengesakan Allah (Rububiyyah[keyakinan], Uluhiyyah [ibadah], Asma wa sifat), melaksanakan perintahnya, menjauhi larangannya, beribadah sesuai ajaran Muhammad, tidak syirik, ikhlas masuk surga.
* "Muhammadur Rasulullah" : hanya utusan Allah, membenarkan beritanya, mematuhi perintahnya, meninggalkan larangannya, menyembah Allah menurut ajarkannya.
b. Shalat.
* Syarat : Islam, berakal, baligh, niat, wudhu & pembatalnya, beristinja/isti'mar, dengan air suci.
* Rukun : berdiri, takbir, Al-Fatihah, rukuk, i'tidal, sujud (dahi, hidung, 2 telapak tangan, 2 siku, 2 ujuang jari kaki), duduk di antara dua sujud, thuma'ninah, berurutan, tasyahud akhir, duduk tasyahud, bershalawat, salam.
* Zikir :
- Astaghfirullah 3 kali.
- Allahumma antassalam, waminkassalam, tabarakta ya dzaljalali wal ikram.
- Al lkhlas, AI Falaq, An Nas, Ayat Kursi.
- Subhanallah 33 kali, alhamdulillah 33 kali, allahu akbar 33 kali, La ilaha illallah wahdahu la syarikala, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa'ala kulli syai'in qadir.
* Doa :
- Bismillaahir rohmaanir rohiim.
- Al hamdulillaahi robbil 'aalamiin.
- Allaahumma sholli 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aali sayyidina muhammad.
- Allahumma inni audzubika min 'adzabi jahannam, wa min adzabil qabri, wa min fitnatil mahya wal mamati, wa min syarri fitnatil masihid dajal.
- Allaahumma innii as-aluka jannah, wa a'uudzu bika minan-naar 7x.
- Allaahummaghfirlii waliwaalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiro.
- Rabbi hab lii minash-shaalihiin(a).
- Allahummaghfirli muslimiina wal muslimaat wal mu'miniina wal mu'minaat, Al ahyaa-i minhum wal amwaat.
- Robbanaa aatinaa fid dun yaa hasanatan wafil aakhiroti hasanatan wa qinaa 'adzaaban naar
- Washollaahu 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aalihi wasohbihi ajmaiin.
* Sujud dalam Islam : Rukun sholat, Sahwi (sujud sebelum shalat), Tilawah (ketika membaca Al Quran ada tanda sajadah), Syukur (ketika ada kabar gembira).
* Diam sebentar waktu shalat :
(1) Antara takbiratul ihram & doa iftitah.
(2) Antara doa iftitah dan ta'awwudz.
(3) Antara Al-fatihah dan ta'awwudz.
(4) Antara akhir surat Al-fatihah dan bacaan amin.
(5) Antara bacaan amin dan membaca surat.
(6) Antara membaca surat dan ketika akan ruku'.
* Yang berhak jadi Imam : baik bacaan/hafalan -> berilmu -> dulu hijrah -> dulu masuk islam -> lebih tua.
* Shalat sunnah Rawatib : 4 rakaat sebelum Zhuhur, 2 rakaat sesudah Zhuhur, 2 rakaat sesudah Maghrib, 2 rakaat sesudah Isya, 2 rakaat sebelum Shubuh.
c. Zakat.
- Syarat : Islam, merdeka, berakal, berharta (nisab), satu tahun (haul).
- Jenis, nisab dan besarnya :
* Emas: 20 dinar (sekitar 85 gram) dengan zakat 2,5%.
* Perak: 200 dirham (sekitar 595 gram) dengan zakat 2,5%.
* Uang: mengikuti nilai emas atau perak.
* Sapi, kambing, dan domba: 1 ekor dari setiap 40 ekor.
* Gandum dan biji-bijian: 5% dari hasil panen.
* Buah-buahan dan sayuran: 10% dari hasil panen.
- Penerima Zakat : masarok, masakin, amil, mualaf, Budak muslm, bnak hutang, sabiillah, musafir, orang perlu bantuan.
- Waktu pembayaran zakat : setiap tahun, akhir Ramadan, saat panen.
d. Puasa.
- Syarat dan Rukun : Islam, balig, berakal, mampu, tidak dalam perjalanan jauh, tidak sakit, tidak hamil atau menyusui, niat puasa sebelum terbit matahari.
- Jenis-Jenis Puasa :
* Wajib: Puasa Ramadan, puasa kafarat (tebusan), puasa nazar.
* Sunnah: Puasa Senin-Kamis, Ayyamul Bidh (tiga hari pertengahan bulan), Tarwiyah, Arafah, Asyura (tanggal 9 & 10), Hari Putih (13-15 Hijriyah), Bulan Muharram,.Dawud (sehari puasa, sehari tidak).
* Makruh dan Haram: Puasa yang dilarang atau tidak dianjurkan (seperti puasa di hari-hari raya tertentu).
- Pembatal : makan dan minum, hubungan suami-istri, keluarnya mani, haid & nifas, meludah atau memuntahkan makanan, menggunakan obat-obatan, operasi atau perawatan medis.
- Menggugurkan pahala : berbohong, ghibah (menggunjing), fitnah, dan perkataan kotor lainnya.
- Kewajiban Selama Puasa : baca Al-Qur'an, shalat, berdzikir, jaga akhlak, sedekah.
e. Haji.
- Syarat : Islam, merdeka, berakal, dewasa, mampu secara fisik dan finansial, perempuan harus disertai mahram.
- Ritual haji : [* untuk umroh]
* 8 Dzulhijjah [Mekkah] : Pesawat (jakarta 9-10 jam ; Surabaya 10-12 jam ; Medan 11-12 jam) -> Miqat Yalamlam (hotel) untuk Indonesia -> (mandi, ihram, niat) -> Ka'bah -> tawaf 7x* (mengelilingi Ka'bah mulai hajar aswad) -> Sa'i 7x* (lari kecil antara Bukit Shafa & Marwah) -> Miqat (ihram) -> Mekkah -> 13 km (bus 30 menit sd 1 jam) -> Mina -> Mabit ditenda -> Subuh Mina -> 9-10 km -> Arafah .
* 9 Dzulhijjah [Arafah] : pagi Wukuf di Arafah (berdiam diri berdoa) -> Setelah matahari terbenam jalan dari Arafah ke Muzdalifah 9.5 km -> Mabit ditenda -> subuh Muzdalifah -> 6 km (bus 15 sd 30 menit)-> Mina.
* 10 Dzulhijjah [Mina] : pagi Jumrah per 7 batu di Mina (melempar batu Aqabah) -> Tahalul*.
* 11,12,13 Dzulhijjah [Mina] : (melempar batu Ula, Wustha dan Aqabah) -> Tahalul (mencukur sebagian rambut, 3 helai rambut) -> menuju Mina -> 13 km (bus 30 menit sd 1 jam) -> Mekkah.
* 14 Dzulhijjah [Mekkah] : ihram -> Ka'bah tawaf Ifadhah (perpisahan) --> pulang.
- Waktu : Haji (Bulan Dzulhijjah (10-13 Dzulhijjah)) & Umroh (tidak terikat Waktu).
2. Rukun Iman
a. Iman kepada Allah swt.
- Artinya: Mengakui keberadaan, keesaan, dan kekuasaan Allah SWT.
* Iman kepada kewujudan (adanya) Allah.
Dibuktikan dikabulkan doa yang berdoa & ditolongnya orang kesusahan.
* Iman kepada Rububiyah-Nya.
Artinya:
- Dia adalah satu-satunya Rabb yang tak mempunyai sekutu maupun penolong.
- Rabb adalah Dzat yang berwenang mencipta, memiliki dan memerintah.
- Tidak ada makhluk yang mengingkari rububiyah Allah kecuali sombong.
* Iman kepada Uluhiyah-Nya.
Dia adalah satu-satunya ilah yang disembah atau diibadahi atas landasan kecintaan & pengagungan.
* Iman kepada nama-nama dan sifat-sifat-Nya.
Tanpa tathil (memalingkan makna), takwil (meniadakan sifat), tamsil (menyerupakan allah) dan takyit (menerangkan bentuk).
b. Iman kepada malaikat.
- Artinya: Mengakui keberadaan dan peran malaikat sebagai utusan Allah SWT.
- Sifat : tidak makan minum, tanpa ayah ibu, tidak tidur, tercipta dari cahaya, halus seperti ruh, mampu menjelma manusia, memiliki sayap, taat pada Allah, suci dari syawat hewan, bebas hawa nafsu, jauh dari dosa & kesalahan, abadi.
- Jumlah : 600.000 malaikat tak terhingga.
- Tugas : menyampaikan wahyu (Jibril), mengatur alam (Mikail), meniup sangkalala (Israfil), menyabut nyawa (Izrail), mencatat amal (Rakib & Atid), pertanyaan kubur (Munkar & Nakir), penjaga surga/neraka (Ridwan/Malik).
c. Iman kepada kitab.
- Artinya: Mengakui kebenaran dan kesucian kitab-kitab suci.
1. Iman bahwa turunnya kitab-kitab itu benar-benar dari sisi Allah.
Masa Muhammad (Wahyu, 23 tahun (610-632 M), di Gua Hira) -> masa Abu Bakar (hafalan, pengumpulan, mushaf oleh Zaid bin Tsabit) -> masa Khalifah Utsman bin Affan (Mushaf).
2. Iman dengan nama kitab yang kita ketahui.
Taurat (Musa), Zabur (Daud), Injil (Isa), Al Quran (Muhammad), Suhuf/lembaran (Adam, Syits, Idris, Ibrahim).
3. Membenarkan berita-beritanya yang benar.
4. Mengamalkan hukum -hukumnya yang tidak dinasakh,serta dengan rela (ridha) dan pasrah menerimanya, entah kita ketahui hikmahnya ataupun tidak kita ketahui.
- Nama : Al-Kitab (kitab suci), Al-Furqan (pembeda haq & bathil), Adz-Dzikr (pengingat).
- Struktur : Bahasa Arab, 30 juz, 114 surat (Makkiyyah & Madaniyyah), 6.236 ayat, 7 manzil, 60 hizb [empat tanda ar-rub' (seperempat), an-nisf (seperdua), dan ats-tsalatsah (tiga perempat)], 554 ruku', Ibnu Abbas (6.616 ayat, 77.934 kalimat, 333.671 huruf), cetakan [Utsmani/madina/mekah (605 hal), Bahriyah (604 hal) & Braille].
- Surat terpanjang (al-Baqarah 286 ayat), Surat terpendek (al-'Ashr, al-Kautsar, dan an Nashr 3 ayat).
- Kata pembuka surat tanpa diawali basmallah yaitu surat At Taubah.
- Kandungan : Aqidah (keyakinan), Syariah (hukum), Akhlaq (etika & moral), Ilmu pengetahuan.
- Keutamaan : kalam Allah SWT, sumber hukum, pengobatan spiritual, pemberi petunjuk.
- Cara baca : Tajwid, Tartil & Mengerti arti.
d. Iman kepada Nabi & Rasul
- Artinya: Mengakui kebenaran dan kesucian ajaran para nabi dan rasul.
1. Iman bahwa risalah mereka adalah benar dari Allah.
2. Iman pada siapa saja di antara mereka yang kita ketahui namanya.
Adam, ldris, Nuh, Huud, Salih, Ibrahim, Luth, Ismail, Ishaq, Ya'kub, Yusuf, Ayyub, Syu'aib, Harun, Musa, Alyasa', Dzulkifli, Dawud, Sulaeman, Ilyas, Yunus, Zakaria, Yahya, Isa, Thaha (Muhammad).
Julukan Para Nabi Allah Yang disebutkan Dalam Alqur'an dan Hadits
1. Adam AS - Abul Bashar (bapak manusia) - [manusia pertama, surga, makan buah Quldi, turun ke bumi Adam (Srilangka India/bukit shafa/Dhana - (Antara Makkah & Thaif), Hawa (Jeddah/Marwah - Arab Saudi) & ketemu (Jabal Rahmah - Padang Arafah)].
2. Idris AS - Akhnukh (Orang Yg Bijak) - [pandai baca tulis, menjahit].
3. Nuh AS - Nuh (Orang yg Bersedih) - [pembuat kapal, air bah].
4. Hud AS - Eber (Orang Yang teguh) - [kaum 'Ad, bangunan megah, azab angin kencang 7-8 malam].
5. Saleh AS - Shalih (Orang yg Saleh) - [kaum Tsamud, ahli pahat, badan kekar, azab hujan petir & gemp].
6. Ibrahim AS - Khalilullah (Kekasih Allah) - [Raja Namrud & nyamuk].
7. Luth As - Luth (Orang yg Berani) - [kaum Sodom, azab diratakan tanah].
8. Ismail AS - Dhabihullah (Yang Dikorbankan Allah) - [Shafa & Marwah (haji), mata air Zamzam, Qurban Idul Adha].
9. Ishaq AS - Abul Anbiya (bapak para Nabi) - [putra Ibrahim].
10. Yaqub AS - Israel (Hamba Allah) - [putra nabi Ishaq bin Ibrahim, bangsa Israel].
11. Yusuf AS - Siddiq (Orang Yang Jujur) - [dipenjara digoda wanita, tampan, peramal, bendahara].
12. Ayub AS- Sabar (Orang yg Sabar) - [sakit bisul].
13. Syu'aib AS - Khatib Al Anbiya (Juru bicara Para nabi) - [kaum Madyan, azab hawa panas].
14. Musa AS - Kalimullah (Yang berbicara Dengan Allah) - [Raja Fir'aun, bicara langsung dengan Allah, kitab taurat]
15. Harun AS - Asyar Alqawn (Pemimpin Kaumnya) - [Raja Fir'aun, patung anak sapi].
16. Dawud AS- Khalifah (Pemimpin) - [raja Thalout, kitab zabur].
17. Sulaiman AS - Malikul Ajam (Raja yang agung) - [penguasa manusia, jin & binatang].
18. Ilyas AS- Elias (Orang yg tulus) - [rasul, azab hujan menerus].
19. Ilyasa AS - Alisha (Orang yg Sehat) - [rasul, Bani Israil].
20. Yunus AS - Dhan Nun (Pemilik lkan) - [ikan paus].
21. Zakaria AS- Abin Ersya (Bapak Eresya) - [berdoa minta anak(Yahya)].
22. Yahya AS - Abul Asbat (Bapak Asbat) - [putra Zakaria].
23. Zulkifli AS - Sabar (Penyabar) - [putra nabi Ayub, kaum umur panjang].
24. Isa AS - Kalimatullah (Kalimat Allah) - [Kitab Injil, diangkat ke langit, putra Maryam].
25. Muhammad SAW. - Rahmatan Lil 'Alamin Rahmat bagi Seluruh Alam) - [dibelah dada, isra miraj]
3. Membenarkan berita mereka yang sah (sahih).
4. Mengamalkan syariat salah seorang diantara para rasul itu yang diutus kepada kita.
- Definisi : Nabi untuk umatnya, Rasul untuk umatnya & syariat baru.
- Jumlah : 124.000 Nabi (pertama Adam), 313 rasul (pertama Nuh), 25 yang diutus.
- Ulul Azmi : Nuh, Musa, Ibrahim, Isa & Muhammad.
- Sifat wajib : Shidiq (benar), Amanah (dipercaya), Tabligh (menyampaikan), Fathanah (cerdik).
- Sifat mustahil : Kazib (dusta), Ishyan (durhaka), Kitman (menyembunyikan), Ghaflah (pelupa).
- Masih hidup : Khidir, minum air keabadian (di bumi), Ilyas (zikir di bumi), Isa peristiwa salib (di langit), Idris sepatu tertinggal di surga (di langit).
e. Iman kepada hari akhir.
- Artinya: Mengakui kepastian hari kiamat dan hisab.
1. Mengimani adanya 'kebangkitan' (ba'ts), yaitu dihidupkannya kembali orang-orang yang sudah mati.
2. Mengimani adanya hisab (perhitungan) dan jaza' (balasan).
- Fase kehidupan : Alam roh -> rahim -> dunia -> barzakh (sakaratul maut, pencabutan ruh, pemakaman (memandikan, mengkafani, mensholati, menguburkan, fitnah/ujian kubur, nikmat & siksa kubur) -> kiamat -> hari kebangkitan -> padang mahsyar -> syafaat -> hisab -> penyerahan catatan amal -> mizan -> telaga, sirat -> qisas -> Telaga kehidupan -> surga/neraka.
f. Iman kepada takdir.
- Artinya: Mengakui kekuasaan Allah SWT atas segala sesuatu yang terjadi.
- Tingkatan takdir :
(1) Allah mengetahui apa yg terjadi dan akan terjadi.
(2) Takdir sudah ditulis 5000 sebelum bumi diciptakan dalam Lauh Mahffizh.
(3) Takdir pasti terjadi kecuali dengan kehendak Allah.
(4) Allah adalah pencipta segala sesuatu.
3. Sumber ajaran : Al Quran (Allah), Hadits (nabi), Ijma (ulama), Qiyas (tafsir).
4. Cabang ilmu : Fiqih (hukum & syariat), Tafsir (tafsir Al Quran), Hadits (kata & perbuatan nabi), Aqidah (keyakinan), Akhlak (moral & etika). Macam Hukum : aqidah (keyakinan), ibadah (sholat , zakat, haji dll), muamalaf (pergaulan antar manusia), Hudud (pidana & perdata) dan Tasyri (penetapan hukum), Qishash (hukum balas dendam).
5. Pembatal Islam :
(1) Syirik kepada Allah.
(2) Menjadikan perantara antara seseorang dengan Allah.
(3) Tidak mengkafirkan musyrikin, atau meragukan kekafiran mereka atau membenarkan madzhab mereka.
(4) Meyakini adanya ajaran lain yang lebih baik daripada ajaran nabi atau adanya hukum-hukum yang lebih baik daripada hukum-hukum Allah.
(5) Membenci sesuatu yang dibawa oleh Rasulullah walaupun seseorang mengamalkan.
(6) Memperolok-olok agama, mempermainkan azab allah, serta menjadikan sunnah Rasulullah sebagai olok-olok (bahan candaan).
(7) Sihir dan Dukun.
(8) Mendukung orang-orang musyrik kafir dalam memerangi kaum muslimin.
(9) Meyakini bahwa beberapa orang ada yang boleh keluar dari syariat nabi Muhammad.
(10) Berpaling dari agama Allah, tidak peduli dengan agama.
6. Kitab AL-QAWAID AL-ARBA':
(1) Orang kafir yang diperangi Rasulullah, mereka mengakui bahwa Allah adalah Maha Pencipta dan Pengatur. Namun, yang demikian itu tidaklah memasukkan mereka ke dalam lslam.
(2) Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kesyirikan mengatakan: "Tidaklah kami menyeru dan menghadap kepada mereka (yaitu sesembahan-sesembahan kami) kecuali untuk mendekatkan diri dan mendapatkan syafa'at. "
(3) Bahwasanya Nabi menghadapi manusia yang berbeda-beda dalam peribadatannya. Diantara mereka ada yang mengibadahi malaikat, para nabi dan orang-orang shalih, pohon dan batu, dan ada yang mengibadahi matahari dan bulan.
(4) Sesungguhnya orang-orang musyrik di zaman kita lebih besar kesyirikannya daripada orang-orang terdahulu. Karena orang-orang terdahulu melakukan kesyirikan ketika lapang dan memurnikan ibadah ketika sempit. Sedangkan musyrikin di zaman kita, kesyirikan mereka baik ketika sempit maupun lapang.
7. Kitab Al-Ushul Ats-Tsalatsah :
* Empat Perkara.
Pertama: ilmu, yaitu mengenal Allah, mengenal Nabi-Nya, dan mengenal agama lslam berserta dalil-dalilnya.
Kedua: mengamalkan ilmu tersebut, yaitu melaksanakan perintahNya & meninggalkan laranganNya.
Ketiga: mendakwahkannya (nasehat, contoh, Bantah dengan cara yang lebih baik).
Keempat: bersabar atas gangguan (yang didapatkan) ketika mendakwahkannya [dalam mentaati Allah, meninggalkan maksiat pada Allah, menjalani takdir Allah].
* Tiga Perkara.
Pertama: bahwasanya Allah telah menciptakan kita, memberi rezeki kepada kita, dan tidak membiarkan kita begitu saja. Akan tetapi Dia mengutus seorang rasul kepada kita. Barangsiapa yang mentaati rasul itu akan masuk surga. Dan barangsiapa yang mendurhakainya akan masuk neraka.
Kedua: bahwasanya Allah tidak ridha disekutukan dengan seorang pun dalam ibadah kepada-Nya, tidak dengan malaikat yang dekat, tidak pula dengan nabi yang diutus.
Ketiga: bahwasanya barangsiapa yang telah mentaati rasul itu dan mentauhidkan Allah, tidak boleh berwala' (loyal) kepada orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, meskipun orang itu kerabat yang paling dekat.