Tadabbur Al-Quran Hal. 467
----------------------------------------------
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
- Al Qur'an Indonesia Tajwid.
- Gafir ayat 4 :
مَا يُجَادِلُ فِيْٓ اٰيٰتِ اللّٰهِ اِلَّا الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فَلَا يَغْرُرْكَ تَقَلُّبُهُمْ فِى الْبِلَادِ
Tidak ada yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah, kecuali orang-orang yang kafir. Karena itu janganlah engkau (Muhammad) tertipu oleh keberhasilan usaha mereka di seluruh negeri.
- Asbabun Nuzul Gafir ayat 4 :
Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dari As-Suddi yang bersumber dari Abi Malik, bahwa firman Allah "ma yujadilu fi ayatillahi illal ladzina kafaru" (Surat Ghafir: 4) turun berkenaan dengan Al-Harits bin Qais As-Sahmi).
- Tafsir Al Muyassar Gafir ayat 4 :
Tiada yang menentang ayat-ayat Al Qur'an dan dalil-dalilnya yang menetapkan keesaan Allah dan menyikapinya dengan kebatilan kecuali para pengingkar yang mengingkari bahwa Allah adalah Ilah yang haq yang berhak untuk disembah. Maka janganlah kamu (wahai Rasul) terkecoh oleh hilir mudik mereka di berbagai negeri dengan berbagai macam perniagaan dan mata pencaharian, kenikmatan dan perhiasan dunia.
- Riyāduş şālihin :
Dari Abu Hurairah Ra., ia berkata, Nabi Saw. bersabda, "Ketika Allah menciptakan makhluk, maka Dia membuat ketentuan terhadap diri-Nya sendiri di dalam kitab-Nya yang berada di atas Arsy. Sesungguhnya rahmat-Ku mengalahkan murka-Ku." (HR Al-Bukhāri-Muslim)
Hadis di atas memberikan beberapa faedah:
(a) Murka dan rahmat Allah Swt. kembali kepada Irādah (kehendak)-Nya.
(b) Irādah-Nya yang memberikan ganjaran kepada orang yang taat dan memberi manfaat kepada seorang hamba disebut keridaan dan rahmat-Nya.
(c) Irādah-Nya memberikan siksaan kepada orang yang maksiat dan merendahkan seorang hamba disebut murka-Nya.
(Dr. Mustafā Sa'id Al-Khin, Nuzhatul Muttaqina Syarhu Riyādiş Şālihina, Juz 1, 1407 H/1987 M: 381).
- Hadis Nabawi :
Dari Imrān bin Hushain Ra. berkata, "Ketika aku berada di sisi Nabi Saw. tiba-tiba ada sekelompok kaum dari Bani Tamim mendatangi beliau, lantas beliau bersabda, Terimalah berita gembira, wahai Bani Tamim! Mereka menjawab, Engkau telah memberi kami kabar gembira, maka berikanlah (kami sesuatu)!" Kemudian beberapa orang penduduk Yaman datang lalu beliau bersabda, Terimalah kabar gembira wahai penduduk Yaman, sebab Bani Tamim tidak menerimanya! Mereka jawab, 'Kami menerimanya, kami datang untuk belajar agama dan bertanya kepadamu awal-awal
kejadian alam ini!" Nabi Savw. menjawab, Allah telah ada dan tidak ada sesuatu pun sebelum-Nya. Arsy-Nya berada di atas air kemudian Allah menciptakan langit dan bumi dan Allah menetapkan segala sesuatu dalam Adz-Dzikr (Lauhu'l mahfuz)" (HR AL-Bukhāri, Sahihu'l Bukhāri, Juz 4, No. Hadis: 7418, 1400 H: 387-388)
- Hadis Motivasi QS 40: 4 :
Dari Abdurrahman bin Mihran. mantan budak Abu Hurairah, bahwa Rasulullah bersabda: "Negeri (ternpat) yang paling dicintai Allah adalah masjid-masjidnya dan tempat yang paling Allah benci adalah pasar-pasarnya." (HR Muslim. 671)
- HADIS NIAGA 2S Gäfir, 40: 3 :
Allah Maha Mengampuni Dosa dan Maha Menerima Tobat Dari Abu Hurairah , dia mengatakan bahwa Rasulullah bersabda dari yang telah dikabarkan oleh Allah : "Dahulu, ada seorang yang telah berbuat dosa. Setelah itu, dia berdoa dan bermunajat, 'Ya Allah, ampunilah dosaku!' Kemudian, Allah berfirman: 'Sesungguhnya, hamba-Ku mengaku telah berbuat dosa dan dia mengetahui bahwasanya día mempunyai Tuhan yang dapat mengampuni dosa atau memberi siksa karena dosa.' Kemudian, orang tersebut berbuat dosa lagi dan dia berdoa, Ya Allah, ampunilah dosaku!' Maka Allah berfirman: 'Hamba-
Ku telah berbuat dosa dan dia mengetahui bahwasanya dia mempunyai Tuhan yang mengampuni dosa atau menyiksa hamba-Nya karena dosa. Oleh karena itu, berbuatlah sekehendakmu karena Aku pasti akan mengampunimu (jika kamu bertobat)," (HR Muslim, 2758)
- AMAL NIAGA :
1. Perbaharuilah tobat Anda dan jadikanlah hari ini sebagai permulaan untuk meninggalkan perbuatan dosa dalam segala aktivitas kehidupan, termasuk dalam urusan bisnis yang dijalani.
2. Minta maaflah kepada seorang muslim dan nonmuslim yang pernah Anda zalimi.
- Tadabbur Surah Az-Zumar Ayat 75
Ayat 75 dari surat Az-Zumar ini meneruskan ayat sebelumnya. Para malaikat melingkar di sekeliling ‘Arsy Allah sambil bertasbih memujiNya. Semua perkara manusia sudah diputuskan dengan Maha adil dan semuanya memuji Allah Pencipta alam semesta.
Tadabbur Surah Al-Mukmin Ayat 1-7 :
Ayat 2-7 surat Al-Mukmin menjelaskan :
1. Al-Qur’an itu diturunkan dari Allah yang Mahaperkasa lagi Maha Mengetahui, Maha Pengampun atas dosa hamba-Nya, Maha Penerima taubat, namun Mahakeras hukuman-Nya serta memiliki karunia yang amat banyak. Tiada tuhan yang berhak disembah selain Dia dan kepada-Nya semua manusia dikembalikan.
2. Yang membantah ayat-ayat Al-Qur’an itu hanyalah orang-orang kafir. Umat Islam tidak boleh terperdaya oleh kehebatan mereka dalam kehidupan dunia. Sebelum mereka sudah ada kaum Nuh dan umat lain setelah mereka yang menolak dengan keras kehadiran para Rasul Allah, berupaya menangkap dan mendebat mereka untuk melenyapkan kebenaran yang dibawa mereka. Lalu Allah menyiksa kaum tersebut dengan siksaan yang amat keras. Allah telah menetapkan dengan benar bahwa orang-orang kafir itu menjadi penghuni neraka.
3. Para malaikat yang memikul ‘Arsy dan yang berada di sekitarnya bertasbih memuji Allah, beriman kepada-Nya dan memintakan ampunan bagi kaum mukmin sambil berkata : Ya Rabbana. Rahmat dan ilmu-Mu meliputi segala sesuatu, maka ampunilah kaum mukmin yang bertaubat, mengikuti jalan-Mu dan hindarkan mereka dari azab neraka.