بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Jumat, 09 Januari 2026

Mengenal Allah, Nabi Muhammad & Agama Islam

Rubrik AI (72) | @KitabulSalaf
------------------------------------------
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Mengenal Allah, Nabi Muhammad & Agama Islam

A. Mengenal Allah swt.

- Siapa Rabb-mu? Rabb-ku adalah Allah yang memeliharaku dan memelihara semesta alam dengan segala nikmat yang dikaruniakan-Nya. Dia adalah sembahanku, aku tidak memiliki sembahan selainNya.

- Dengan apa engkau mengenal Rabb-mu ? Dengan tanda-tanda kekuasaan-Nya dan segala makhluk-Nya. Di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah malam dan siang, matahari dan bulan. Di antara makhluk-Nya adalah tujuh lapis langit dan tujuh lapis bumi berikut seluruh makhluk yang ada di dalamnya dan di antara keduanya.

- Bisa di ikhtisarkan, bahwa cara mengenal Allah  adalah dengan cara belajar  ilmu syar’i, atau dengan membaca ayat ayatnya yang syar’iyyah (dari dalil al-quran dan as-sunnah), dengan penuh tadabbur (penghayatan) . Atau juga dengan cara memperhatikan dengan segala makluk-Nya yang  bisa di rasakan dengan panca indera kita, untuk meyakinkan bahwa Allah dzat yang Maha Besar.

- Tingkatan Pengenalan :
  * Rububiyah (Pencipta): Meyakini bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang menciptakan, memiliki, dan mengatur seluruh alam semesta (diakui juga musyrik).
  * Uluhiyah (Berhak Disembah): Mengkhususkan seluruh ibadah (doa, tawakkal, cinta) hanya kepada Allah.
  * Asma wa sifat : Menyakinin Allah menetapkan apa untuk dirinya baik nama dan sifat, tanpa tahrif (memalingkan laft/makna), menta’thil (meniadakan sifat), takyif ( menerangkan bentuk), tamtsil/tasbih (menyerupakan).

- Macam-macam ibadah yang Allah perintahkan, seperti Islam, iman dan ihsan. Begitu juga do' a, khauf (takrt), raja' (harap), tawakkal, ragbbab (cinta), rabbab (cemas), khusyu', kbasy-yah (takut), inabah (kembali kepada Allah/taubat), meminta pertolongan, memohon perlindungan, meminta bantuan, menyembelih, ber nadzar, dan macam-macam ibadah lainnya yang Allah perintahkan, seluruhnya.

- Allah memiliki : 20 sifat wajib, 20 sifat mustahil, 1 sifat jaiz.

B. Mengenal Nabi Muhammad saw.

- Riwayat hidup. 
  * Nasab : Muhammad bin 'Abdullah bin 'Abdul Muththalib bin Hasyim, suku Qurais Arab, keturunan nabi Ismail bin Ibrahim . 
  * Umur 63 tahun, Lahir di Makkah pada 12 Rabi'ul Awal tahun gajah (20 April 570 M).
  * Ayahanda, Abdullah, wafat sebelum kelahiran.
  * Ibu, Aminah binti Wahab, wafat ketika Muhammad berusia 6 tahun.
  * Dipelihara oleh kakek, Abdul Muthalib, dan kemudian oleh paman, Abu Talib.
  * Menikah dengan Khadijah binti Khuwailid pada usia 25 tahun.
  * Menerima wahyu usia 40 tahun di Gua Hira (610 M).
  * Menjadi Nabi (Al-'Alaq ayat 1-5) & rasul (Al-Muddatstsir) selama 23 tahun.
  * Isra' : [Masjidil Haram, Mekah] Tidur dibangunkan (Jibril) -> bedah hatinya+zam-zam+hikmah+iman (Jibril & Mikail) -> naik Buraq ke Baitul Maqdis -> shalat (Isa, Musa & Ibrahim).
  * Mi'raj : [Baitul Maqdis] -> Langit 1 (Adam) -> Langit 2 (Isa & Yahya) -> Langit 3 (Yusuf) -> Langit 4 (Idris) -> Langit 5 (Harun) -> Langit 6 (Musa) -> Langit 7 (Ibrahim & melihat Allah) -> Sidratul Muntaha (shalat 50x & keringanan) -> Langit 6 (Musa+nasehat) -> Sidratul Muntaha (shalat 5x & melihat malaikat)
  * Dakwah : 
    ~ menyampaikan peringatan dari kesyirikan & menyeru kepada Tauhid (Mekah 10 tahun 622M).
    ~ mengerjakan shalat (Mekkah 3 tahun peristiwa mi'roj).
    ~ menerapkan syari'at-syari'at lslam (Madinah 10 tahun).
  * Ajaran syari'at lslam, seperti menunaikan zakat, berpuasa, menunaikan haji, mengumandangkan adzan, berjihad, amar mo'ruf nahi munkar dll.
  * [Madinah selasa 12 Rabi'ul Awal 11 H, 8 Juni 632 M] karena sakit -> imam shalat subuh (Abu Bakar) -> rumah Aisyah (demam tinggi) -> datang Izrail (manusia) -> pesan terakhir ("Ummah, shalat & shalat/zakat") -> wafat 63 tahun (dhuhur) -> baca Al-Qur'an & pemilihan khalifah (Abu Bakar) -> penguburan asar (Masjid Nabawi rumah Aisyah).
  * Mukjizat : wahyu Al-Qur'an, menyembuhkan orang sakit, mengeluarkan air dari jari-jarinya, membelah bulan.
  * Rasul memiliki : 4 sifat wajib, 4 sifat mustahil, 1 sifat jaiz.
 
- Silsilah keluarga & sahabat.
  * Ibu persusuan : Tsuwaibah (budak abu lahab), Halimah Sa'diyyah( pendatang).
  * Istri (‘Ummul-mu’minin) : Khadijah, Sawdah, Aisyah, Hafsha, Zainab, Ummu Salamah, Juwayriyah, Ummu Habibah, Safiyyah, Maimunah.
  * Anak: Qasim, Abdullah, Zainab, Ruqayyah, Ummu Kulthum, Fatimah.
  * Cucu : Hasan, Husain.
  * Cicit : Ali, Muhammad, Ja'far.
  * Sahabat : Abu Bakar*, Umar*, Utsman*, Ali*, Thalhah, Zubair, Abdurrahman, Sa'ad, Sa'id, Abu Ubaidah [* utama].
  * Muadzin :  Bilal & Ibnu Ummi Maktum (Madinah), Abu Mahzurah (Makkah), Sa'd Al-Qarazh (Quba').
  * Juru tulis : Zaid bin Tsabit & Mu'awiyah bin Abi Sufyan.
  * Makam keluarga nabi didalam masjid : Nabi Muhammad, Zainab binti Ali (istri rasul), Husein (cucu rasul).

- Fisik :
  * Kepala : rambut hitam bergelombang ke bahu, kepala bulat, alis tebal, mata putih bening & hitam, bibir merah & tipis, hidung lurus & mancung, suara merdu & keras.
  * Tubuh : dada bidang dengan berbulu ditengah dada, bahu lebar & kuat, jenggot tebal & panjang, kulit cerah & bersih, postur tubuh tegak dan lurus.
  * Kaki : tumit tebal, langkah cepat & pasti seperti menuruni tebing.

C. Mengenal Agama Islam.

1. Rukun Islam
a. Syahadat.
- Kalimat : "La ilaha illallah, Muhammadur rasulullah".
  * "La ilaha illallah" : mengesakan Allah (Rububiyyah[keyakinan], Uluhiyyah [ibadah], Asma wa sifat), melaksanakan perintahnya, menjauhi larangannya, beribadah sesuai ajaran Muhammad, tidak syirik, ikhlas masuk surga.
  * "Muhammadur Rasulullah" : hanya utusan Allah, membenarkan beritanya, mematuhi perintahnya, meninggalkan larangannya, menyembah Allah menurut ajarkannya.

b. Shalat.
   * Syarat : Islam, berakal, baligh, niat, wudhu & pembatalnya, beristinja/isti'mar, dengan air suci.
   * Rukun : berdiri, takbir, Al-Fatihah, rukuk, i'tidal, sujud (dahi, hidung, 2 telapak tangan, 2 siku, 2 ujuang jari kaki), duduk di antara dua sujud, thuma'ninah, berurutan, tasyahud akhir, duduk tasyahud, bershalawat, salam.
   * Zikir : 
     - Astaghfirullah 3 kali.
     - Allahumma antassalam, waminkassalam, tabarakta ya dzaljalali wal ikram.
     - Al lkhlas, AI Falaq, An Nas, Ayat Kursi.
     - Subhanallah 33 kali, alhamdulillah 33 kali, allahu akbar 33 kali, La ilaha illallah wahdahu la syarikala, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa'ala kulli syai'in qadir.
   * Doa : 
     - Bismillaahir rohmaanir rohiim.
     - Al hamdulillaahi robbil 'aalamiin.
     - Allaahumma sholli 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aali sayyidina muhammad.
     - Allahumma inni audzubika min 'adzabi jahannam, wa min adzabil qabri, wa min fitnatil mahya wal mamati, wa min syarri fitnatil masihid dajal.
     - Allaahumma innii as-aluka jannah, wa a'uudzu bika minan-naar 7x.
     - Allaahummaghfirlii waliwaalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiro.
     - Rabbi hab lii minash-shaalihiin(a).
     - Allahummaghfirli muslimiina wal muslimaat wal mu'miniina wal mu'minaat, Al ahyaa-i minhum wal amwaat.
     - Robbanaa aatinaa fid dun yaa hasanatan wafil aakhiroti hasanatan wa qinaa 'adzaaban naar
     - Washollaahu 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aalihi wasohbihi ajmaiin.
   * Sujud dalam Islam : Rukun sholat, Sahwi (sujud sebelum shalat), Tilawah (ketika membaca Al Quran ada tanda sajadah), Syukur (ketika ada kabar gembira).
   * Diam sebentar waktu shalat  :
     (1) Antara takbiratul ihram & doa iftitah.
     (2) Antara doa iftitah dan ta'awwudz.
     (3) Antara Al-fatihah dan ta'awwudz.
     (4) Antara akhir surat Al-fatihah dan bacaan amin.
     (5) Antara bacaan amin dan membaca surat.
     (6) Antara membaca surat dan ketika akan ruku'.
   * Yang berhak jadi Imam : baik bacaan/hafalan -> berilmu -> dulu hijrah -> dulu masuk islam -> lebih tua.
   * Shalat sunnah Rawatib : 4 rakaat sebelum Zhuhur, 2 rakaat sesudah Zhuhur, 2 rakaat sesudah Maghrib, 2 rakaat sesudah Isya, 2 rakaat sebelum Shubuh.

c. Zakat.
- Syarat : Islam, merdeka, berakal, berharta (nisab), satu tahun (haul).
- Jenis, nisab dan besarnya :
  * Emas: 20 dinar (sekitar 85 gram) dengan zakat 2,5%.
  * Perak: 200 dirham (sekitar 595 gram) dengan zakat 2,5%.
  * Uang: mengikuti nilai emas atau perak.
  * Sapi, kambing, dan domba: 1 ekor dari setiap 40 ekor.
  * Gandum dan biji-bijian: 5% dari hasil panen.
  * Buah-buahan dan sayuran: 10% dari hasil panen.
- Penerima Zakat : masarok, masakin, amil, mualaf, Budak muslm, bnak hutang, sabiillah, musafir, orang perlu bantuan.
- Waktu pembayaran zakat : setiap tahun, akhir Ramadan, saat panen.

d. Puasa.
- Syarat dan Rukun : Islam, balig, berakal, mampu, tidak dalam perjalanan jauh, tidak sakit, tidak hamil atau menyusui, niat puasa sebelum terbit matahari.
- Jenis-Jenis Puasa :
  * Wajib: Puasa Ramadan, puasa kafarat (tebusan), puasa nazar.
  * Sunnah: Puasa Senin-Kamis, Ayyamul Bidh (tiga hari pertengahan bulan), Tarwiyah, Arafah, Asyura (tanggal 9 & 10), Hari Putih (13-15 Hijriyah), Bulan Muharram,.Dawud (sehari puasa, sehari tidak).
  * Makruh dan Haram: Puasa yang dilarang atau tidak dianjurkan (seperti puasa di hari-hari raya tertentu).
- Pembatal : makan dan minum, hubungan suami-istri, keluarnya mani, haid & nifas, meludah atau memuntahkan makanan, menggunakan obat-obatan, operasi atau perawatan medis.
- Menggugurkan pahala : berbohong, ghibah (menggunjing), fitnah, dan perkataan kotor lainnya. 
- Kewajiban Selama Puasa : baca Al-Qur'an, shalat, berdzikir, jaga akhlak, sedekah.

e. Haji.
- Syarat : Islam, merdeka, berakal, dewasa, mampu secara fisik dan finansial, perempuan harus disertai mahram.
- Ritual : Ihram* (pakaian khusus) -> tawaf* (mengelilingi Ka'bah) -> Sa'i* (lari kecil antara Bukit Shafa & Marwah) -> Wukuf (berdiam diri di Arafah) -> Mabit (bermalam di Muzdalifah) -> Jumrah (melempar batu di Mina) -> Tahalul* (mencukur rambut). [* untuk umroh].
- Waktu : Haji (Bulan Dzulhijjah (10-13 Dzulhijjah)) & Umroh (tidak terikat Waktu).

2. Rukun Iman
a. Iman kepada Allah swt.
- Artinya: Mengakui keberadaan, keesaan, dan kekuasaan Allah SWT.

b. Iman kepada malaikat.
- Artinya: Mengakui keberadaan dan peran malaikat sebagai utusan Allah SWT.
- Sifat : cahaya, suci/benar, tidak makan minum, tidak berkelamin, patuh, abadi.
- Jumlah : 600.000 malaikat tak terhingga.
- Tugas : menyampaikan wahyu (Jibril), mengatur alam (Mikail), meniup sangkalala (Israfil), menyabut nyawa (Izrail), mencatat amal (Rakib & Atid), pertanyaan kubur (Munkar & Nakir), penjaga surga/neraka (Ridwan/Malik).

c. Iman kepada kitab.
- Artinya: Mengakui kebenaran dan kesucian kitab-kitab suci.
- Nama : Al-Kitab (kitab suci), Al-Furqan (pembeda haq & bathil), Adz-Dzikr (pengingat).
- Penyusunan : masa Muhammad (Wahyu, 23 tahun (610-632 M), di Gua Hira) -> masa Abu Bakar (hafalan, pengumpulan, mushaf oleh Zaid bin Tsabit) -> masa Khalifah Utsman bin Affan (Mushaf).
- Struktur : Bahasa Arab, 30 juz, 114 surat (Makkiyyah & Madaniyyah), 6.236 ayat,  7 manzil, 60 hizb [empat tanda ar-rub' (seperempat), an-nisf (seperdua), dan ats-tsalatsah (tiga perempat)], 554 ruku', Ibnu Abbas (6.616 ayat, 77.934 kalimat, 333.671 huruf), cetakan [Utsmani/madina/mekah (605 hal), Bahriyah (604 hal) & Braille].
- Surat terpanjang (al-Baqarah 286 ayat), Surat terpendek (al-'Ashr, al-Kautsar, dan an Nashr 3 ayat).
-  Kata pembuka surat tanpa diawali basmallah yaitu surat At Taubah. 
- Kandungan : Aqidah (keyakinan), Syariah (hukum), Akhlaq (etika & moral), Ilmu pengetahuan.
- Keutamaan : kalam Allah SWT, sumber hukum, pengobatan spiritual, pemberi petunjuk.
- Cara baca : Tajwid, Tartil & Mengerti arti.
- Jenis : Taurat (Musa), Zabur (Daud), Injil (Isa), Al Quran (Muhammad), Suhuf/lembaran (Adam, Syits, Idris, Ibrahim).

d. Iman kepada Nabi & Rasul
- Artinya: Mengakui kebenaran dan kesucian ajaran para nabi dan rasul.
- Definisi : Nabi untuk umatnya, Rasul untuk umatnya & syariat baru.
- Jumlah : 124.000 Nabi (pertama Adam), 313 rasul (pertama Nuh), 25 yang diutus.
- Ulul Azmi : Nuh, Musa, Ibrahim, Isa & Muhammad.
- Sifat wajib : Shidiq (benar), Amanah (dipercaya), Tabligh (menyampaikan), Fathanah (cerdik).
- Sifat mustahil : Kazib (dusta), Ishyan (durhaka), Kitman (menyembunyikan), Ghaflah (pelupa).
- Masih hidup : Khidir, minum air keabadian (di bumi), Ilyas (zikir di bumi), Isa peristiwa salib (di langit), Idris sepatu tertinggal di surga (di langit).

e. Iman kepada hari akhir.
- Artinya: Mengakui kepastian hari kiamat dan hisab.
- Fase kehidupan : Alam roh -> rahim -> dunia -> barzakh (sakaratul maut, pencabutan ruh, pemakaman (memandikan, mengkafani, mensholati, menguburkan, fitnah/ujian kubur, nikmat & siksa kubur) -> kiamat -> hari kebangkitan -> padang mahsyar -> syafaat -> hisab -> penyerahan catatan amal -> mizan -> telaga, sirat -> qisas -> Telaga kehidupan -> surga/neraka.

f. Iman kepada takdir.
- Artinya: Mengakui kekuasaan Allah SWT atas segala sesuatu yang terjadi.
- Tingkatan takdir : 
  (1) Allah mengetahui apa yg terjadi dan akan terjadi.
  (2) Takdir sudah ditulis 5000 sebelum bumi diciptakan.
  (3) Takdir pasti terjadi.
  (4) Allah adalah pencipta segala sesuatu.

3. Sumber ajaran : Al Quran (Allah), Hadits (nabi), Ijma (ulama), Qiyas (tafsir).
4. Cabang ilmu : Fiqih (hukum & syariat), Tafsir (tafsir Al Quran), Hadits (kata & perbuatan nabi), Aqidah (keyakinan), Akhlak (moral & etika). Macam Hukum : aqidah (keyakinan), ibadah (sholat , zakat, haji dll),  muamalaf (pergaulan antar manusia), Hudud (pidana & perdata) dan Tasyri (penetapan hukum), Qishash (hukum balas dendam).

5. Pembatal Islam :
   (1) Syirik kepada Allah.
   (2) Menjadikan perantara antara seseorang dengan Allah.
   (3) Tidak mengkafirkan musyrikin, atau meragukan kekafiran mereka atau membenarkan madzhab mereka.
   (4) Meyakini adanya ajaran lain yang lebih baik daripada ajaran nabi atau adanya hukum-hukum yang lebih baik daripada hukum-hukum Allah.
   (5) Membenci sesuatu yang dibawa oleh Rasulullah walaupun seseorang mengamalkan.
   (6) Memperolok-olok agama, mempermainkan azab allah, serta menjadikan sunnah Rasulullah sebagai olok-olok (bahan candaan).
   (7) Sihir dan Dukun.
   (8) Mendukung orang-orang musyrik kafir dalam memerangi kaum muslimin.
   (9) Meyakini bahwa beberapa orang ada yang boleh keluar dari syariat nabi Muhammad.
   (10) Berpaling dari agama Allah, tidak peduli dengan agama.

6. Kitab AL-QAWAID AL-ARBA':
   (1) Orang kafir yang diperangi Rasulullah, mereka mengakui bahwa Allah adalah Maha Pencipta dan Pengatur. Namun, yang demikian itu tidaklah memasukkan mereka ke dalam lslam.
   (2) Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kesyirikan mengatakan: "Tidaklah kami menyeru dan menghadap kepada mereka (yaitu sesembahan-sesembahan kami) kecuali untuk mendekatkan diri dan mendapatkan syafa'at. "
   (3) Bahwasanya Nabi menghadapi manusia yang berbeda-beda dalam peribadatannya. Diantara mereka ada yang mengibadahi malaikat, para nabi dan orang-orang shalih, pohon dan batu, dan ada yang mengibadahi matahari dan bulan.
   (4) Sesungguhnya orang-orang musyrik di zaman kita lebih besar kesyirikannya daripada orang-orang terdahulu. Karena orang-orang terdahulu melakukan kesyirikan ketika lapang dan memurnikan ibadah ketika sempit. Sedangkan musyrikin di zaman kita, kesyirikan mereka baik ketika sempit maupun lapang.

7. Kitab Al-Ushul Ats-Tsalatsah :
  * Empat Perkara.
    Pertama: ilmu, yaitu mengenal Allah, mengenal Nabi-Nya, dan mengenal agama lslam berserta dalil-dalilnya. 
    Kedua: mengamalkan ilmu tersebut, yaitu melaksanakan perintahNya & meninggalkan laranganNya. 
    Ketiga: mendakwahkannya (nasehat, contoh, Bantah dengan cara yang lebih baik). 
    Keempat: bersabar atas gangguan (yang didapatkan) ketika mendakwahkannya [dalam mentaati Allah, meninggalkan maksiat pada Allah, menjalani takdir Allah].

  * Tiga Perkara.
    Pertama: bahwasanya Allah telah menciptakan kita, memberi rezeki kepada kita, dan tidak membiarkan kita begitu saja. Akan tetapi Dia mengutus seorang rasul kepada kita. Barangsiapa yang mentaati rasul itu akan masuk surga. Dan barangsiapa yang mendurhakainya akan masuk neraka.
    Kedua: bahwasanya Allah tidak ridha disekutukan dengan seorang pun dalam ibadah kepada-Nya, tidak dengan malaikat yang dekat, tidak pula dengan nabi yang diutus.
    Ketiga: bahwasanya barangsiapa yang telah mentaati rasul itu dan mentauhidkan Allah, tidak boleh berwala' (loyal) kepada orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, meskipun orang itu kerabat yang paling dekat.

Perjalanan Hidup Manusia

Rubrik AI (71) | @KitabulSalaf
------------------------------------------
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Perjalanan Hidup Manusia

1. Alam Roh. 
- perjanjian Allah dengan manusia.

2. Alam Rahim (Kandungan)
- 9 bulan.
- setetes mani, segumpal darah, segumpal daging.
- ditiupkan ruh usia 4 bulan.

3. Alam Dunia.
- fase hidup : anak dibawah balig, pemuda umur balik sd 40 tahun, tua > 40 tahun..
- rata-rata umur 63 tahun.
- tujuan hidup : beribadah, khalifah, diuji, mengenal Allah & kebenaran, Kembali pada Allah.
- menuntut ilmu : 0-40 tahun (belajar) --> 40-63 tahun (praktek untuk akherat).

4. Alam Kubur (Barzakh).

a. Sakaratul Maut.
- Mentaklin
  * Dihadap kiblat (miring ke kanan lebih Utama). 
  * Di talqin (bimbing ucapkan "Laa ilaha illallah" secara lembut).
  * Baca Quran (Yasin).
  * Dzikir dan doa.
  * Anjurkan berbaik sangka pada Allah (husnudzon).
  * Tenang.

b. Pencabutan ruh.
- Malaikat maut datang.
- Roh Mukmin keluar seperti air keluar dari ceret.
- Roh pendosa/kafir keluar seperti ditarik kawat berduri dari mulut.
- Diletakkan kafan halus surga/kasar neraka.
- Dibawa ke langit melalui pintu surga berlapis kecuali kafir lalu dikembalikan lagi ke bumi.
- Mukmin wajah dahi berkeringat.

c. Proses pemakaman.
- Hukum : Fardhu kifayah.
- Memandikan.
  * Tempat tertutup.
  * Harus istri/suami, sejenis.
  * Petugas mampu nutup aib mayit.
  * Menutup aurat mayit.
  * Air dingin.
  * Tujuh kali basuh terakhir dengan kapur barus.
  * Petugas wajib mandi.
- Mengkafani.
   * Laki 3 lembar kain & wanita 5 lapis.
   * Laki kecil 1 lembar atau 3 lapis dan perempuan kecil 1 baju & 2 lembar kain kafan.
- Mensholatkan.
   * Imam didepan, makmum dibelakang 3 baris shaf.
   * Berdiri, (takbir 1) 4 kali takbir, baca taawudz lalu basmalah lalu Al fatehah, (takbir 2) baca salawat ibrahim, doa, tertib (diam sebentar), salam.
   * Posisi shalat sendiri, mayat laki didada & mayit wanita di tengah.
   * Diluar daerah : shalat ghaib.
- Menguburkan.
   * Dihadapkan kiblat.
   * Ditimbun diratakan tanah.
   * Kafir tidak dikuburkan di makam muslim.

d. Fitnah/ujian kubur.
- Badan dihimpit bumi.
- Malaikat datang lagi. 
  Mukmin: wajah rupawan, pakaian bagus & bau harum surga. 
  Kafir: muka hitam, bawa kain kasar, berkeliling.
- Didudukan.
- Pertanyaan "siapa Tuhanmu, nabimu, agamamu ?".
  Mukmin: "Allah, Muhammad, Islam".
  Kafir : "Aku tidak tahu".

e. Nikmat kubur.
- Mukmin.
- Diluaskan & bercahaya kuburnya.
- Dibukakan pintu surga pagi & petang.
- Tempat ruh mukmin:
  para nabi : Illiyyin.
  syuhada : perut burung hijau berkelana di surga.
  mukmin shalih : bertengger di pohon surga.
  muslim berdosa : tertahan dipintu surga/kubur, ditungku, sungai darah.
  kafir : di bumi.

f. Siksa kubur.
- Kafir.
- Lahan kubur sempit, basah, dikeliling ular.
- Dibukakan pintu neraka.
- Penyebab : tidak cebok, Namimah (adu domba) & pemakan riba.
- Penyesalan : 
  a) Karena tidak bersedekah.
  b) Tidak mau mendengar kebaikan.
  c) Tidak menegakkan sholat Ketika sehat atau sakit.
  d) Memutuskan tali silahturahim.
  e) Tidak pernah berdakwah.

5. Kehancuran alam semesta (Kiamat).
- hari jum'at.
- kaum kafir.
- Huru-hara: sesame manusia tidak peduli, matahari & bulan digulung, bintang berjatuhan, cahaya bulan hilang, gunung hancur luluh, unta bunting ditinggal, binatang liar dikumpulkan, lautan disulut & diluapkan, langit lenyap.
- peniupan sangkakala (Malaikat Israfil).
- pertama (kehancuran alam semesta) & kedua (kebangkitan manusia)

6. Hari Kebangkitan.
- Laksana belalang berterbangan. 
- Fisik telanjang kecuali Ibrahim & tidak berkitan.
- bentuk badan sesuai amal.
- Mukmin : berjalannya ringan, wajah tawa ria & gembira, bercahaya, dinaungi Ars.
- Pendurhaka : gelisah & cemas, tidak diajak Allah berbicara.
- Kafir : dibelenggu, pakaian ter, muka terttutup api neraka, gigit jari.
- Hati kafir : diliputi kehinaan, merasa rugi (tidak masuk Islam), ingin jadi tanah, ingin diratakan dengan tanah, ingin menebus dengan hartanya.
- Digiring ke Padang Mahsyar dengan berkendara, berjalan sesuai amal.
- menempati sesuai golongan.

7. Padang Mahsyar.
- lokasi : bumi.
- suasana : padat, susah bergerak.
- penghuni : manusia, jin & makhluk lain.
- Kondisi makhluk :
  (1) Tanpa alas kaki.
  (2) Tanpa sehelai benangpun, kecuali nabi Ibrahim.
  (3) Belum dikhitan.
  (4) Matahari berjarak satu mil diatas kepala.
  (5) Keringat bercucuran sesuai kadar dosanya.
  (6) Berdiam diri ditempat.
  (7) Lamanya 50.000 tahun.
- Kondisi mukmin :
  (1) Orang mukmin beruban, rambut akan bercahaya.
  (2) Orang yang memerdekakan budak muslim, akan dilindungi oleh anggota tubuh dari api neraka.
  (3) Orang yang menahan amarah, dipersilakan memilih bidadari sebagai istrinya.
  (4) Para muadzin, lehernya diperpanjang sebagai keagungan.
  (5) Ahli Qur'an, akan dinaungi awan mendung hitam.
  (6) Orang yang menjaga wudhu, wajahnya akan bersinar terang.
  (7) Kaum syuhada, bekas darahnya akan berbau wangi.

8. Syafaat.
- Pelaku/alasan : Adam (makan buah Quldi) -> Nuh (mendoakan keburukan kaumnya) -> Ibrahim (dusta 3x) -> Musa (membunuh orang) -> Isa (diam saja) -> Nabi Muhammad saw.
- Tujuan : mempercepat hisab.
- Pelaku lain : Allah (tasbih), malaikat (menuntut ilmu, berbuat baik), Al Quran (baca & tadabbur), Nabi Muhammad saw (bersalawat), orang shalih (silaturahmi).
- Syarat : disetujui & diridhai Allah.
- Syafaat Rasulullah : ketenangan di padang Masyar, tanpa perhitungan langsung masuk surga, menambahkan derajat seseorang, membatalkan vonis seseorang masuk neraka, mengeluarkan seseorang dari neraka (orang sholeh (para nabi, ulama & orang mati sahid).
- Macam syafaat : 
  a. Syafa'at manfiyah (yang ditolak), yang diminta selain Allah.
  b. Syafa'at mutsbatah (yang diterima), yang diminta kepada Allah. Ada 2 yaitu Syafi' (Allah) &  Masyfu'lahu (orang sholeh dengan ijin Allah).

9. Hisab.
- Unsur hisab :
(1) Hakim : Allah. Allah tidak menzalami (tidak ada siksaan & dosa tanggungan), berdasarkan kejahatan & dosa, melipatkan kebaikan, niat baik dapat pahala & niat buruk tidak dapat pahala, baik & buruk kehendak Allah.
(2) Terdakwa : Mukmin mulai para nabi rasul (masuk surga tanpa hisap, diperlihatkan dosa dimaafkan masuk surga, didebat & disiksa) dan golongan kafir/musyrik (tujuan: diperlihatkan dosanya, celaan dan hinaannya, menjelaskan tingkatan siksa).
(3) Hisab : pertanyaan hisab.
  Hisab ringan: pertanyaan pengingat. 
  Hisab berat: pertanyaan sulit/detail & pasti disiksa.
  Objek pertanyaan: shalat, 4 hal (peruntukan umur, pemanfaatan ilmu, perolehan & penghabisan harta, lelahnya tubuh), tubuh (pendengaran, penglihatan & hati), nikmat, pemenuhan janji, seteru & sekutu.
(4) Lembaran catatan amal. 
   Bila dikerjakan dapat pahala. 
   Bila niat, niatnya dicatat.
   Bila keinginan berbuat baik tapi ada halangan (tua, sakit) tetap dicatat amalnya.
   Bila berkeinginan & tidak dikerjakan karena tidak bisa, ia dapat pahala/dosa.
   Bila berkeinginan & tidak dikerjakan karena Allah, ia dapat pahala.
   Bila berkeinginan & tidak dikerjakan karena tidak terfikir dibenaknya, ia tidak dapat pahala/dosa.
(5) Saksi : malaikat, para rasul, umat Muhammad, Nabi Muhammad saw, bumi, anggota badan, diri sendiri.

10. Penyerahan catatan amal.
- Cara penerima kitab: dengan tangan kanan, dengan tangan kiri, dilempar dari belakang ("celakakah aku!").

11. Mizan (timbangan)
- Bahan : amalan, buku catatan amal & fisik.
- Amalan pemberat timbangan:
  * Kalimat syahadat.
  * Budi pekerti baik.
  * Dzikrullah ("Laillahaillah").
  * Ucapan "Subhanallah wa wa bihamdihi, subhanallahil azhim".
  * Ucapan "Subhanallah Walhamdulillah".

12. Telaga.
- Telaga terbesar milik nabi Muhammad.
- Ciri-ciri telaga :
  * Berasal dari dua saluran sungai Al-Kautsar.
  * Lebih putih dari susu, lebih dingin dari es, lebih manis dari madu, lebih wangi dari minyak kasturi.
  * Panjang & lebar sama sejauh perjalanan satu bulan.
  * Kerikil telaga muncul Mutiara & potongan emas.
  * Bejana (gelas) sejumlah bintang di langit.
  * Bila minum tidak haus selamanya & telaga semakin meluas.
  * Didatangi burung leher seperti unta.
  * Kedua tepinya tenda dari Mutiara.
- Orang pertama kali datang kaum fakir Muhajirin.
- Pelaku bidah dihalangi malaikat.

13. Sirat
- Ciri-ciri sirat : 
  * Jembatan diatas neraka.
  * Licin dan menggelincirkan.
  * Ada pengait besi.
  * Ada duri ilalang (sa'dan).
  * Lebih tipis dari rambut.
  * Lebih tajam dari pedang.
- Kondisi manusia melintas diatas sirat :
  * Mukmin : kedipan mata, kilat, angin, kuda tangkas, unta, jalan biasa, merayap, terkena kait, terlempar ke neraka.
- Ingkar adanya sirat : Khawarij & mutazillah.

14. Qisas (pembalasan)

15. Telaga kehidupan.

16. Surga atau Neraka.

- Surga
  * Sifat Surga : kebun indah, sungai tidak berubah rasa & bau, pohon rindang, istana tinggi.
  * Penduduk Surga : orang beriman, shaleh & taat.
  * Nikmat Surga : makanan & minuman lezat, wanita cantik, kebahagiaan abadi.
  * Struktur Surga : 7 tingkat (Jannah, Al-Adn, Al-Firdaus, Al-Ma'wa, Al-Baqar, Al-Jannatul Aliyah & Al-Muqamul Amin)
  * Aktivitas Surga : ibadah, silaturahmi, menikmati surga, hadiah & penghargaan dari Allâh, mengunjungi tempat indah, nikmati ilmu, bahagia & senang abadi.
  * Pintu : Shalat, Sedekah, Jihad, Ar-Rayyan (puasa), Haji, Al-Ayman (tanpa hisab), Al-Kazhimina Al-Ghaizha wa Al-Afina ‘an An-Naas (menahan amarah & pemaaf), Dzikir, Ridha, Ilmu.

- Neraka
  * Memiliki 7 pintu & 19 penjaga.
  * Sifat Neraka : membakar, penyiksaan, kesengsaraan abadi.
  * Panas 70 x lipat api dunia.
  * System pembakaran : 1.000 tahun putih, 1.000 tahun merah, 1.000 tahun hitam.
  * Bahan Bakar : manusia & batu.
  * 7 Tingkatan Neraka : Jahannam (neraka), Al-Ladza (Api yang menyala), Al-Hutamah (Penghancur), Al-Saqar (Api yang sangat panas), Al-Jahim (Neraka yang paling dalam), Al-Hawiyah (Neraka yang paling bawah), Al-Malhamah (Neraka yang paling pedih).
  * Penduduk Neraka : orang kafir, munafik & penjahat.