بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Senin, 02 Februari 2026

Tadabbur Al-Quran Hal. 441 | @KitabulSalaf

Tadabbur Al-Quran Hal. 441
----------------------------------------------
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

- Al Qur'an Indonesia Tajwid.

- Ya Sin ayat 26 :

قِيْلَ ادْخُلِ الْجَنَّةَ ۗقَالَ يٰلَيْتَ قَوْمِيْ يَعْلَمُوْنَۙ

Dikatakan (kepadanya), “Masuklah ke surga.” [719] Dia (laki-laki itu) berkata, “Alangkah baiknya sekiranya kaumku mengetahui,

- [719] Menurut riwayat, lelaki itu dibunuh oleh kaumnya setelah ia menyampaikan kata-katanya sebagai nasihat kepada kaumnya sebagaimana yang tersebut dalam ayat 20 s/d 25. Ketika dia akan meninggal, malaikat turun memberitahukan bahwa Allah telah mengampuni dosanya dan dia akan masuk surga.

- Tafsir Al Muyassar Ya Sin ayat 26 :

Setelah dia dibunuh, dikatakan kepadanya: Masuklah ke dalam surga. Sebagai penghargaan untuknya. Menurut riwayat, laki-laki itu dibunuh oleh kaumnya setelah ia mengucapkan kata-katanya sebagai nasihat kepada kaumnya sebagaimana tersebut dalam ayat 20 s/d 25. Ketika dia akan meninggal. Malaikat turun memberitahukan bahwa Allah telah mengampuni dosanya dan dia akan masuk syurga.

- Riyāduş Şālihin :

Dari Abu Bakrah Nufa'l bin A-Hariś Ra., ia berkata, Nabi Saw. bersabda, "Apakah kalian mau aku beritahu dosa yang paling besar di antara dosa-dosa besar?' Beliau mengatakannya tiga kali. Mereka menjawab, Tentu saja, wahai Rasulullah.' Maka beliau bersabda, Menyekutukan Allah dan durhaka kepada kedua orang tua.'Sebelumnya Beliau berbaring. lalu duduk kemudian melanjutkan sabdanya, 'Ketahuilah, juga ucapan keji (curang)." Beliau terus saja mengatakannya berulang-ulang hingga kami mengatakannya, Duh sekiranya beliau diam.." (HR A-Bukhāri-Muslim).

Hadiś tersebut memberikan faedah:
(a) Dosa terbagi atas dua bagian: dosa besar dan dosa kecil. Dosa besar ialah yang menyebabkan pelakunya diancam dengan murka, laknat, atau neraka.
(b) Nabi Saw. sangat perhatian dalam melarang ucapan keji (curang) dan sumpah palsu, karena manusia mudah tergelincir ke dalamnya dan seringkali menganggap remeh hal itu.
(Faisal bin Abdul Aziz Ali Mubārak, Tatrizu Riyādis Sālihina, Juz 1, t.t.:239).

- Hadiš Nabawi :

Dari Abdullah Ra., ia berkata, "Aku bertanya kepada Rasulullah Saw., Dosa apakah yang paling besar di sisi Allah Swt.? Rasulullah Saw. menjawab, Kamu membuat tandingan bagi Allah Swt. (syirik), padahal Dialah yang menciptakanmu." Aku berkata, Sesungguhnya dosa itu sangat besar. Kemudian apa lagi?' Beliau bersabda, 'Kamu membunuh anakmu karena khawatir dia makan bersamamu." Aku bertanya lagi, 'Kemudian apa lagi?" Rasulullah Saw. bersabda, Kamu berzina dengan istri tetanggamu." (HR Muslim, Şahihu Muslim, Juz 1, No. Hadis, 86 1412 H/1991 M: 90).

- Hadis Qudsi :

Dari Anas bin Mālik Ra., dari Nabi Saw., beIiau bersabda, "Pada hari kiamat, Allah Swt. bertanya kepada penghuni neraka yang paling ringan siksanya, Kalaulah kanu mempunyai semua yang ada di bumi, akankah kamu menjadikannya untuk menebus dirimu? Dia menjawab, Tentu Lalu Allah Swt. berfirman, Dahulu Aku hanya ingin sesuatu yang lebih mudah daripada ini ketika kamu masih dalam sulbi Adam, yaitu agar kamu tidak menyekutukan-Ku dengan sesuatu apapun, namun engkau enggan, bahkan menyekutukan-Ku dengan sesuatu." (lsāmuddin As-Sabābati, Jāmiul Ahādisil Qudsiyyati Juz 1, t.t: 47).

- Hadis Motivasi QS 36: 26 :

Dari Umar bahwa dia telah mendengar Rasulullah bersabda: "Barang siapa meninggal dunia dalom keadaan beriman kepada Allah dan hari Akhir maka akan dikatakan kepadanya: Masuklah ke dalam surga melalui salah satu pintu dari delapan pintu mana saja yang kamu sukal." (HR Ahmad, 98)

- HADIS NIAGA QS Yāsin, 36: 18 :

Tidak Ada Tiyarah dalam Islam

Dari lbnu Umar &, dia mengatakan bahwa Rasulullah bersabda: "Tidak adabadwā (keyakinan adanya penularan penyakit); tidak ada tiyarah (menganggap sial sesuatu hingga tidak jadi beramal); dan adakalanya kesialan itu terdapat pada tiga hal, yaitu istri, tempat tinggal, dan kendaraan." (HR Bukhari, 5438) 

- AMAL NIAGA :

1. Bersikaplah optimis dalam segala urusan, termasuk dalam berbisnis karena hal itu mnerupakan bentuk prasangka baik kepada Allah
2. Jauhilah keyakinan tiyarah, yaitu menganggap sial karena sesuatu, seperti: beranggapan sial setelah melihat arah terbang burung ke sebelah kiri.

- Tadabbur Surah Yasin Ayat 13-27 :

1. Ayat 13-27 menjelaskan bahwa tingkat kekufuran kaum musyrikin Mekkah itu sama dengan penduduk Antakya di Turki. Allah utus tiga Rasul kepada mereka, semuanya mereka tolak, karena para Rasul itu manusia biasa dan menuduhnya pembohong. Penduduk Antakya  meyakini para Rasul tersebut membawa sial,  lalu mereka melakukan tindakan yang melampaui batas terhadap para Rasul tersebut.
2. Tiba-tiba muncul seorang laki-laki dari pinggir kota menyerukan agar mengikuti para Rasul yang tidak meminta upah itu. Kenapa kalian tidak menyembah Allah yang menciptakan manusia dan kepada-Nya kita semua dikembalikan. Apakah pantas kalian menyembah tuhan-tuhan selain Allah? Jika Allah menghendaki bencana tidak ada yang dapat menolong dan menyelamatkan kalian. Mengapa kalian tetap dalam  kesesatan? Sungguh saya beriman kepada Tuhan Pencipta kalian. Dengarkanlah. Tiba-tiba mereka melemparinya dengan batu sampai mati. Allah berkata kepadanya: Masuklah kamu ke dalam surga. Ia berkata: Sekiranya kaumku mengetahui ampunan dan kemuliaan yang diberikan Allah padaku.